Wiko Mobile: Kami fokus sisi awareness dulu di Indonesia
Merdeka.com - Wiko, vendor smartphone global belum terlalu menggember dari sisi penjualan. Walaupun vendor asal Perancis ini sudah masuk ke Indonesia sejak tahun 2015. Namun saat ini fokusnya masih awareness produk di mata masyarakat.
“Kalau target secara kuantiti memang ada. Tapi angkanya tidak bisa kita sebutkan. Karena, untuk saat ini bagaimana orang tahu tentang produk kami. Misalnya, Wiko punya produk yang lumayan cukup bagus,” jelas CEO Wiko Mobile Indonesia, Taufik Syahbudi, usai acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/11).
Dikatakannya, membuat konsumen Indonesia paham mengenai sebuah produk tidaklah mudah. Apalagi jumlah masyarakat Indonesia banyak. Hal ini tentu saja membutuhkan waktu. Sejak dua tahun lalu saat masuk pasar Indonesia, diakui Taufik, masih banyak hal-hal yang mesti dilakukan. Misalnya saja soal distribusi dan channel penjualan.
Di Perancis, Wiko memang termasuk salah satu brand yang diperhitungkan. Setidaknya itu berdasarkan data yang dipaparkan Wiko dari lembaga survey. Lembaga survey itu menyebutkan bahwa market share mereka berada di urutan kedua. Samsung merajai dengan total market share sebesar 31 persen, Wiko 17 persen, dan Apple menduduki posisi ketiga dengan pangsa pasar 13 persen.
“Wiko ini memang punya nama di Perancis tetapi begitu masuk Indonesia masih banyak yang harus diberesin seperti channel dan distribusi. Maka itu, meskipun kita launching dengan produk bagus dan orang gak tahu juga sama saja,” terang dia.
Kendati begitu, bukan berarti nama kuat Wiko di Perancis tak bisa sedikit menancap di pasar Indonesia. Buktinya di beberapa daerah mereka mengklaim menjadi fokus utama. Seperti contohnya di Sumatera Utara. Terlepas itu, sejauh ini khusus untuk ponsel 4G, Wiko telah merilis setidaknya 4 smartphone antara lain seri Harry, Upulse, View dan View Prime.
“Mungkin nanti di Januari tahun depan ada produk terbaru lagi dari kami,” ungkapnya.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya