Anak usaha Bank Mandiri gelontorkan Rp 200 miliar untuk startup
Merdeka.com - Mandiri Capital Indonesia (MCI), anak usaha Bank Mandiri di bidang modal ventura, menargetkan investasi ke 3-5 startup setiap tahun. Bank Mandiri mengalokasikan dana Rp 500 miliar buat MCI.
"Dari alokasi dana Rp 500 miliar, yang sudah digunakan Rp 200 miliar sejak tahun lalu," kata Eddi Danusaputro, Presiden Direktur MCI, saat menghadiri Indonesia Fintech Festival 2016 di Jakarta, kemarin.
Tahun ini MCI sedang membina 14 startup di Mandiri Inkubator selama 6 bulan. Kebanyakan di sektor financial technology (fintech), seperti peer to peer lending, small medium business solutions, customer experience, payment, dan lain-lain.
"Targetnya bikin Startup tahun ini. Jadi setelah 6 bulan, startup yang ikut program Mandiri Inkubator diharapkan memiliki produk untuk diuji. Jika layak investasi, Mandiri akan injeksi modal ke startup. Apabila produknya berhasil, bisa saja produk atau platformnya digunakan oleh Mandiri," ujarnya.
Mandiri juga terbuka untuk investasi le startup yang sudah jadi dan berhasil. Yang penting produknya cocok dengan kebutuhan Mandiri. Jadi bukan startup-nya sudah mature atau tidak.
Saat ini Mandiri sudah memiliki dua usaha terkait fintech, yakni layanan mesin EDC dan Mandiri e-Cash. Keduanya bersifat joint financing dengan perusahaan lain seperti di EDC.
"Kami terbuka bekerja sama dengan perusahaan di luar bank untuk layanan fintech, seperti membangun platform bersama," ucapnya.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya