Lulung ke KPK, Ahok bilang 'mau ditangkap karena gratifikasi

Gratifikasi yang dimaksud Ahok adalah Lamborghini Lulung yang disebutnya tak pernah membayar pajak.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Lulung ke KPK, Ahok bilang 'mau ditangkap karena gratifikasi
Ahok dan Lulung di Lebaran Betawi. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, bereaksi setelah Wakil Ketua DPRD DKI, Abraham Lunggana, alias Haji Lulung, mengatakan akan datang ke KPK untuk bertanya kelanjutan proyek Sumber Waras. Dia menilai Lulung seolah lupa sederet kasus hukum juga mengincarnya.Selain kasus UPS, Ahok, sapaan Basuki, menyebut Lulung harusnya berhati-hati terkait kepemilikan mobil mewah."Saudara Lulung itu harus banyak belajar lah. Kalau punya Lamborghini itu harus bayar pajak," kata Ahok, di sela upacara bersama TNI-Polri di Makodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (17/2).Dia yakin mobil itu hasil gratifikasi. Namun Lulung tak melaporkannya ke KPK."Itu mungkin dia mau ditangkap KPK karena gratifikasi, mungkin minjem dia Lamborghini-nya. Dia sekarang mau lapor KPK, tapi dia lupa. Gratifikasi itu lapor 45 hari kerja ini ada cerita tahun lalu, mungkin orang-orang KPK bisa inget kasus Lamborghini," sindirnya.Ahok juga mencibir Lulung sebagai pengacara pengetahuan hukumnya sangat kurang. "Saudara Lulung sebagai pengacara, dia harus banyak belajar juga loh. Dia kalau fitnah seorang pejabat yang melaksanakan tugas yang masih aktif seperti saya, itu akan terkena pidana tambahan 15 persen loh. Jadi, saudara Lulung, tolong Anda belajar hukum lah," tegasnya.

Rekomendasi