Kaukus Iowa telah digelar pada Senin malam waktu Amerika Serikat, atau Selasa (2/2) pagi WIB. Pemilihan internal dengan sistem musyawarah baik bagi pemilih Partai Republik maupun Partai Demokrat, akan menentukan momentum kampanye para bakal capres.
Baik di Demokrat maupun Republik, muncul tiga sosok yang mendominasi Kaukus.
Hasil sementara menunjukkan Hillary Clinton dan Bernie Sanders di kalangan pemilih Demokrat, sangat sengit bersaing, baru disusul Gubernur Maryland Martin O'Malley. Hillary unggul sementara di Iowa dengan 50,8 persen dukungan.
Lima bakal capres paling mendominasi Kaukus Iowa ©2016 Merdeka.com
Di Kaukus Partai Republik, situasi lebih seru lagi. Ada tiga bakal capres bersaing ketat.
Berikut lima nama yang perlu anda ketahui latar belakangnya berdasarkan hasil sementara Kaukus Iowa, sebagai calon orang nomor satu penguasa Amerika Serikat, imperium adi daya di muka bumi abad ini.
Partai Demokrat
Istri mantan presiden Bill Clinton ini sangat berambisi menjadi orang nomor satu di AS. Upaya kampanye Clinton telah dibangun sejak tiga tahun terakhir.
Sejak jauh-jauh hari, tepatnya April 2015, Clinton menyatakan resmi maju dalam pemilu Negeri Paman Sam itu. "Setiap hari warga Amerika memerlukan pemenang, dan saya siap menjadi pemenangnya," ujarnya.
Hillary pernah menjadi menteri luar negeri AS. Dia didukung media massa liberal, pemilih wanita, serta kalangan warga keturunan hispanik. Politikus 67 tahun ini sangat kuat dalam kebijakan jaminan kesehatan serta stimulus ekonomi. Sikap politiknya moderat untuk hubungan internasional.
2. Bernie Sanders
Sosok politikus sepuh ini namanya mencuat dalam tahap awal pemilu AS. Sanders menyebut dirinya sosialis demokrat. Usianya sudah 74 tahun, menjadi senator mewakili Vermont lebih dari satu dekade.
Dia menawarkan kebijakan yang sangat sosialis untuk ukuran AS. Misalnya kuliah gratis, asuransi universal, hingga pembatasan ukuran perbankan. Sanders punya program menetapkan pajak lebih tinggi bagi orang-orang superkaya di AS. Dia meyakini masalah Amerika adalah kesenjangan kekayaan.
Pemilih Sanders kebanyakan adalah kelas menengah, anak muda, serta kelompok miskin. Untuk isu politik luar negeri, Sanders dianggap kurang menguasai.
Partai Republik
1. Ted Cruz
Nama ini sukses menyalip Donald Trump yang beberapa bulan terakhir tampak lebih digdaya.
Cruz (45) tiga tahun terakhir menjabat sebagai senator mewakili Negara Bagian Texas. Sarjana hukum Universitas Harvard ini sangat didukung pemilih berlatar Kristen Protestan Evangelis dan religius.
Dia ingin membatalkan undang-undang jaminan kesehatan, mendorong bangkitnya lagi asuransi pribadi, serta mengembalikan konservatisme dalam politik AS. Pandangan politik luar negerinya memusuhi ISIS, Iran dan Palestina, cukup mengkhawatirkan untuk isu Timur Tengah.
Dan berikut dua sosok lain Partai Republik yang berpeluang menjadi capres
Advertisement
2. Donald Trump
Donald Trump yang popular dikenal dengan panggilan The Donald adalah raja bisnis Amerika, tokoh acara televisi, seorang penulis, ketua dan presiden The Trump Organization. Kekayaannya ditaksir mencapai USD 4,1 miliar. Dia bisa mendanai kampanye tanpa harus mencari sponsor.
Sejak 2010, Trump sudah menyatakan minatnya menjadi calon Presiden AS di pemilu 2012. Namun ide itu batal. Dia baru merealisasikan janjinya tahun lalu, dan langsung melejit.
Tanpa pengalaman politik apapun, Trump mengampanyekan ide-ide nyeleneh serta kontroversial. Misalnya membatasi orang Islam masuk AS, membangun tembok panjang agar imigran Meksiko tak bisa menerobos masuk, serta mengembalikan kejayaan industri manufaktur AS, caranya tak lagi bekerja sama dengan China.
3. Marco Rubio
Hasil sementara Kaukus Iowa menunjukkan sosok Rubio menguntit di belakang Cruz dan Trump. Besar kemungkinan dia bisa diangkat menjadi calon wakil presiden atau menteri luar negeri, seandainya politikus Republik menang pemilu 8 November mendatang.
Rubio masih muda, sudah menjadi senator, dan berasal dari keluarga imigran Kuba.
Dalam survei yang dilakukan oleh Quinnipiac University pada April 2015, Marco Rubio mendulang prosentase cukup tinggi yaitu 43 persen dengan menempel ketat Hillary yang mendulang polling 45 persen.
Rubio merupakan calon unggulan dari partai Republik dibanding pesaing lainnya dalam partai yang sama.