Tiga jenis padi lokal dari Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kini telah mendapatkan pengakuan penting. Kementerian Pertanian secara resmi mengakui ketiga varietas tersebut sebagai varietas unggul. Pengakuan ini datang setelah melalui serangkaian tahap penilaian ketat oleh Tim Penguji yang berwenang.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Syarli Nopriansyah, mengumumkan kabar gembira ini di Sungailiat. Ia menjelaskan bahwa dari empat varietas yang diajukan, tiga berhasil lolos seleksi. Varietas tersebut adalah Raden, Mayang Pasir, dan Damel, menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.
Dengan pengakuan ini, Kabupaten Bangka menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Bangka Belitung yang memiliki tiga varietas unggul lokal yang diakui Kementan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Pengakuan terhadap tiga varietas padi lokal Bangka ini merupakan hasil perjuangan panjang. Syarli Nopriansyah, yang juga menjadi tim penyaji makalah saat sidang evaluasi, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menyatakan bahwa hasil ini memang sudah lama dinantikan oleh masyarakat Bangka yang mendukung proses tersebut.
Perjuangan panjang yang dilakukan terbayar lunas dengan pengumuman hasil sidang yang menyatakan tiga varietas lokal padi ladang lolos penilaian. Ketiga varietas ini kini siap dilepaskan oleh Kementerian Pertanian, menandai babak baru bagi pertanian lokal. Pengakuan ini juga membuka peluang pengembangan varietas padi lokal di Kabupaten Bangka.
Selain itu, pengakuan ini memperkuat posisi daerah dalam pemanfaatan sumber daya genetik pertanian. Petani di Kabupaten Bangka tidak perlu lagi khawatir akan kekurangan benih padi. Keberhasilan ini akan dibarengi dengan penambahan luasan tanam padi ladang di Kabupaten Bangka.
Advertisement
Advertisement
Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka berkomitmen untuk tidak berhenti pada proses pelepasan varietas saja. Syarli Nopriansyah berupaya agar pengakuan ini diikuti program pengembangan dan rencana produksi padi lokal. Tujuannya agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani, terutama petani padi gogo atau ladang.
Pemerintah daerah akan mengadakan pelatihan khusus bagi petani untuk penangkaran benih. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan benih dan kemandirian petani. Dengan demikian, petani tidak perlu khawatir lagi akan pasokan benih di masa mendatang.
Program ini juga merupakan salah satu upaya penting untuk melestarikan sumber daya lokal yang berharga. Ke depan, anak cucu di Kabupaten Bangka akan selalu mengingat bahwa di daerah mereka ada benih padi unggul. Varietas seperti Raden, Mayang Pasir, dan Damel akan menjadi warisan berharga.
Advertisement
Syarli Nopriansyah mengapresiasi semua pihak dan masyarakat Kabupaten Bangka yang selama ini telah mendukung. Dukungan tersebut sangat penting untuk kelancaran proses pelepasan varietas padi ladang lokal Bangka. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam memajukan pertanian daerah.
Sumber: AntaraNews