Kepolisian Resor Bangka Barat bersama Pemerintah Desa Pangek menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui penggarapan lahan seluas 1,5 hektar yang berlokasi di Desa Pangek, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Kegiatan yang melibatkan berbagai pihak ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan sektor pertanian di daerah lain.
Saat ini, lahan tersebut telah memasuki masa penanaman jagung, sebuah langkah konkret dalam mewujudkan tujuan tersebut. Lahan yang dikelola oleh Bidan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pangek bersama Kelompok Tani desa setempat ini menjadi pusat perhatian dalam mendukung kemandirian pangan.
Advertisement
Advertisement
Sinergi untuk Ketahanan Pangan Nasional
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan aktif Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. "Saat ini sudah memasuki masa penanaman jagung kuartal empat 2025, kita akan terus menggencarkan kegiatan ini guna mendukung program nasional ketahanan pangan di lahan-lahan lain di seluruh desa," ujarnya di Mentok, Selasa.
Lahan seluas 1,5 hektar ini merupakan aset milik Pemerintah Desa (Pemdes) Pangek. Pengelolaannya dipercayakan kepada BUMDes Pangek dan Kelompok Tani setempat, menciptakan ekosistem kolaborasi yang kuat antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat desa.
Penanaman jagung ini tidak hanya sekadar kegiatan pertanian, melainkan juga simbol komitmen dalam memberdayakan masyarakat. Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Pangek dapat semakin produktif dan sejahtera, dengan memanfaatkan potensi alam yang tersedia.
Advertisement
Advertisement
Pemberdayaan Masyarakat dan Optimalisasi Potensi Alam
AKBP Pradana Aditya Nugraha menekankan pentingnya pengelolaan potensi alam di Bangka Barat secara bijaksana. "Potensi alam di wilayah Bangka Barat harus dikelola secara bijaksana dan produktif agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Lingkungan kita ini sudah dikaruniai dengan alam yang bagus, tinggal bagaimana kita mengelola termasuk yang berkaitan dengan kegiatan program pemerintah ke depan," katanya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi Polri untuk berperan lebih dari sekadar menjaga keamanan. Mereka turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian dan pemberdayaan desa. Ini menunjukkan bahwa peran institusi kepolisian dapat meluas ke aspek-aspek sosial dan ekonomi.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa inisiatif ini bukan hanya tentang menanam, tetapi juga tentang menumbuhkan kesadaran. "Kita bisa memanfaatkan lahan dengan baik, ini bukan hanya soal pertanian, tapi juga cara kita menjaga lingkungan dan membangun kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya, menegaskan pentingnya menjaga lingkungan dan mengelola sumber daya alam untuk penghasilan tambahan.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa
Kepala Desa Pangek, Sarmin, menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Polres Bangka Barat. Menurutnya, kolaborasi ini membawa semangat baru bagi seluruh warga desa.
"Dukungan ini menjadi semangat baru bagi masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong sekaligus mengembangkan sektor pertanian," ujar Sarmin. Apresiasi ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antarlembaga dalam mencapai tujuan pembangunan desa dan ketahanan pangan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan Desa Pangek dapat menjadi contoh sukses dalam pengelolaan lahan untuk ketahanan pangan. Upaya ini tidak hanya berkontribusi pada swasembada pangan nasional, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan ekonomi di tingkat lokal.
Advertisement
Sumber: AntaraNews