Tahukah Anda Manfaatnya? Askrindo Gandeng DAI Perkuat Literasi Asuransi UMKM di Surabaya

PT Askrindo dan Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bersinergi memperkuat literasi asuransi UMKM di Surabaya. Pahami bagaimana perlindungan asuransi dapat menopang bisnis Anda!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda Manfaatnya? Askrindo Gandeng DAI Perkuat Literasi Asuransi UMKM di Surabaya
PT Askrindo dan Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bersinergi memperkuat literasi asuransi UMKM di Surabaya. Pahami bagaimana perlindungan asuransi dapat menopang bisnis Anda! (AntaraNews)

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), yang merupakan bagian dari Indonesia Financial Group (IFG), bersama Dewan Asuransi Indonesia (DAI) secara aktif memperkuat literasi asuransi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari momentum Bulan Inklusi Keuangan dan peringatan Hari Asuransi, menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan pemahaman masyarakat.

Inisiatif strategis ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi asuransi di seluruh Indonesia, khususnya di sektor UMKM yang memiliki peran vital dalam perekonomian nasional. Melalui edukasi yang terarah, diharapkan pelaku UMKM dapat lebih memahami pentingnya asuransi sebagai alat mitigasi risiko. Pemahaman yang mendalam akan memungkinkan mereka untuk memilih produk asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan usaha mereka.

Region Office Head class 1 Surabaya Askrindo, Barly Surachman Jusuf, menegaskan bahwa kegiatan bertema "Literasi Asuransi Untuk Negeri" ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan. DAI juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat perlindungan asuransi. Dengan demikian, kepercayaan terhadap sektor perasuransian diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi stabilitas finansial.

Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, menyoroti fungsi esensial asuransi sebagai pelindung aset usaha dari berbagai kejadian tak terduga. Risiko seperti kebakaran, pencurian, hingga kerugian akibat bencana alam dapat diminimalkan dengan adanya perlindungan asuransi. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif tentang asuransi sangat krusial bagi kelangsungan bisnis UMKM.

Fankar Umran menekankan bahwa dengan pemahaman yang tepat, pelaku UMKM dapat secara bijak memilih produk asuransi yang sesuai dengan profil risiko usahanya. Pilihan yang tepat ini tidak hanya memberikan ketenangan pikiran, tetapi juga menjadi fondasi kuat untuk keberlanjutan operasional. Perlindungan ini memastikan bahwa UMKM dapat terus berinovasi dan berkontribusi tanpa terlalu khawatir akan dampak finansial dari musibah.

Penguatan literasi asuransi UMKM ini menjadi langkah proaktif untuk membangun ekosistem bisnis yang lebih resilien. Ketika aset usaha terlindungi, UMKM memiliki kapasitas lebih besar untuk bangkit pasca-musibah. Ini secara langsung mendukung stabilitas ekonomi lokal dan nasional, serta mengurangi beban kerugian yang mungkin ditanggung oleh pemerintah atau masyarakat.

Muhammad Iqbal, Ketua Panitia Hari Asuransi 2025 yang mewakili DAI, menjelaskan konsep asuransi dengan analogi yang mudah dipahami. "Mudahnya, asuransi itu tolong menolong. Yang mengalami risiko ditolong oleh yang tidak pernah mengalami risiko. Begitu seterusnya," jelas Iqbal. Konsep ini menyoroti dimensi sosial dari asuransi sebagai bentuk solidaritas kolektif.

Melalui penguatan literasi dan inklusi asuransi, Askrindo berharap dapat mengembalikan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi. Kepercayaan ini adalah kunci untuk menciptakan sektor perasuransian yang tidak hanya kokoh dan stabil, tetapi juga mampu memberikan perlindungan finansial yang menyeluruh. Dengan demikian, asuransi dapat berperan lebih optimal dalam mendukung ketahanan ekonomi.

Peningkatan kepercayaan publik akan mendorong lebih banyak UMKM untuk mengadopsi produk asuransi, yang pada gilirannya akan memperkuat basis pelanggan dan stabilitas industri. Ini menciptakan lingkaran positif di mana semakin banyak orang terlindungi, semakin kuat pula fondasi ekonomi yang terbangun. Askrindo memposisikan diri sebagai pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui perlindungan ini.

Barly Surachman Jusuf dari Askrindo menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan Askrindo dan DAI untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Fokus pada UMKM di Surabaya menunjukkan upaya yang terarah untuk menjangkau segmen pasar yang membutuhkan perlindungan finansial. Inklusi keuangan menjadi salah satu prioritas nasional untuk pemerataan ekonomi.

Edukasi yang diberikan tidak hanya sekadar memperkenalkan produk, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya memiliki asuransi dan merasakan langsung manfaat perlindungan yang ditawarkan. Pendekatan ini diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap asuransi dari sekadar kewajiban menjadi kebutuhan. Ini adalah langkah penting dalam membangun budaya perencanaan keuangan yang lebih baik.

Dengan demikian, Askrindo dan DAI tidak hanya berinvestasi pada literasi asuransi UMKM, tetapi juga pada masa depan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat menghasilkan sektor perasuransian yang adaptif, inovatif, dan mampu memenuhi kebutuhan perlindungan finansial masyarakat secara luas. Ini adalah kontribusi nyata untuk mendukung ketahanan serta pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi