Badan Urusan Logistik (Bulog) Tangerang menyatakan kesiapannya untuk memperkuat distribusi pangan di wilayah Kabupaten Tangerang. Langkah ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang akan segera beroperasi secara bertahap.
Kesiapan ini telah dipersiapkan sejak lama, baik dari sisi penyiapan komoditi maupun koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Bulog berkomitmen penuh dalam menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat melalui jaringan koperasi desa.
Distribusi pangan ini mencakup komoditi penting seperti beras, gula, dan minyak goreng, yang akan disalurkan ke sejumlah unit Koperasi Desa Merah Putih. Inisiatif ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di tingkat desa.
Advertisement
Advertisement
Kepala Cabang Bulog Tangerang, Omar Sharif, menegaskan bahwa persiapan distribusi pangan telah dilakukan secara matang. "Persiapan sudah lama kita persiapkan baik dari sisi penyiapan komoditi," ujarnya di Tangerang pada Sabtu (13/9).
Omar Sharif menambahkan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk membahas penyediaan sembako. Bulog berkomitmen penuh untuk menyediakan komoditi pangan berupa beras, gula, dan minyak untuk disalurkan ke unit-unit Koperasi Desa Merah Putih.
Setiap unit koperasi diberikan kuota sebanyak dua ton untuk setiap pengambilan sembako jenis beras. Sementara itu, untuk komoditi gula dan minyak, pendistribusian dapat dibeli dengan kuantitas tanpa batas, memberikan fleksibilitas bagi koperasi.
Advertisement
Bulog juga memastikan harga yang ditawarkan kompetitif dan sesuai dengan harga eceran terendah (HET). "Antara harga penebusan untuk koperasi dan toko lain tidak ada perbedaan, kita berikan harga sesuai dengan harga eceran terendah," jelas Omar Sharif, memastikan tidak ada diskriminasi harga.
Advertisement
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memiliki target ambisius untuk mengoperasikan sebanyak 58 Koperasi Desa Merah Putih pada Oktober 2025 mendatang. Target ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menggulirkan dana pinjaman untuk 59 Koperasi Desa Merah Putih. Dana ini bertujuan untuk membantu operasional dan pengembangan unit koperasi yang baru.
Setiap unit koperasi memiliki limit pinjaman hingga Rp100 juta dengan besaran suku bunga 5 persen setiap tahunnya. Fasilitas pinjaman ini diharapkan dapat menjadi modal awal yang signifikan bagi koperasi untuk memulai dan mengembangkan usahanya.
Advertisement
Dengan adanya dukungan dari Bulog dalam penyediaan pangan dan bantuan finansial dari Pemkab Tangerang, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat beroperasi secara optimal. Hal ini akan berdampak positif pada ketahanan pangan dan perekonomian di tingkat desa.
Sumber: AntaraNews