Harga minyak merosot tajam pada perdagangan Senin, 2 November 2026 (Selasa pagi WIB), setelah Amerika Serikat dan Iran sama-sama membuka ruang penyelesaian konflik lewat jalur diplomasi. Perubahan nada dari kedua pihak memicu aksi jual di pasar energi yang tegang delapan bulan terakhir.
Mengutip CNBC, Selasa (3/11/2026), West Texas Intermediate (WTI) anjlok 7,4% dan berakhir di US$ 96,46 per barel. Itu menjadi penurunan harian terbesar sejak 27 Juli 2026.
Minyak Brent turut melemah 7,6% ke US$ 104,77 per barel. Presiden AS Donald Trump menyebut Iran ingin "mencapai kesepakatan, dan hal itu mungkin saja terjadi," kepada wartawan pada Senin.
Di akhir pekan, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan Trump lebih memilih tidak menggunakan kekuatan militer terhadap Iran dan mendorong penyelesaian melalui diplomasi. Rubio juga mengatakan kepada wartawan bahwa Trump "belum mengambil keputusan" apakah akan kembali menyerang Iran atau tidak.
"Apa yang disampaikan Presiden kepada Anda adalah keyakinan yang luar biasa bahwa jika kita perlu melakukan tindakan militer, kita memiliki kemampuan untuk melakukannya," ujar Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
"Namun, kami lebih memilih untuk menyelesaikannya secara damai," ia menambahkan.
Sebelumnya, Trump pernah mengatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu (midterm elections) AS. Meski begitu, pasar sempat memperhitungkan risiko eskalasi pascapemilu, yang mendorong harga minyak naik lebih dari 10% sepanjang Oktober.
Pada fase-fase sebelumnya, rumor kemungkinan penyelesaian damai pernah menekan pasar, namun ketegangan yang kembali meningkat sempat memicu reli harga lagi.
Advertisement
Langkah Iran di Jalur Dialog
Menurut kantor berita pemerintah IRNA, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran berupaya menyelesaikan masalah lewat dialog. Ia menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, telah memberi wewenang tertentu kepada pemerintah untuk menempuh langkah tersebut.
Masih mengacu pada IRNA, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan kesepakatan dengan AS dapat tercapai jika Washington menunjukkan iktikad baik dan benar-benar mengupayakan solusi damai.
Araghchi menyampaikan mediator saat ini membahas proposal yang diajukan Iran dalam Sidang Umum PBB pada September lalu. Teheran mengharapkan AS mencabut sanksi, mengurangi kehadiran militernya di kawasan ke tingkat sebelumnya, serta mengakhiri blokade.
Advertisement
Dampak Upaya Diplomatik pada Harga Minyak
Di sisi lain, pada Sabtu, Khamenei menyerukan kepada angkatan bersenjata Teheran agar siap menghadapi "ancaman dalam tingkat atau jenis apa pun" dengan "respons yang segera, berdampak, dan tidak dibatasi oleh batasan geografis."
Direktur Strategi Komoditas TD Securities, Ryan McKay, menilai berbagai laporan mengenai upaya diplomatik sangat memengaruhi pergerakan harga minyak mentah. Menurutnya, reli belakangan ini banyak mencerminkan premi risiko sebagai antisipasi kemungkinan eskalasi.
"Meski demikian, selama belum ada kesimpulan konkret terkait perang tersebut, serta serangan terhadap kapal tanker dan oleh kelompok Houthi masih terus terjadi, kami tidak memperkirakan premi risiko akan hilang sepenuhnya hanya karena adanya berita seputar diplomasi," ujar McKay.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452614/original/031841000_1766410968-WhatsApp_Image_2025-12-22_at_19.29.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672818/original/046985900_1778498161-Terminal_bus-11_Mei_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388793/original/052842800_1793682315-WhatsApp_Image_2026-11-02_at_18.00.12.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388745/original/072155300_1793677694-WhatsApp_Image_2026-11-01_at_09.42.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388690/original/052469100_1793675339-WhatsApp_Image_2026-10-30_at_16.46.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388682/original/060219400_1793674689-WhatsApp_Image_2026-10-31_at_09.45.16.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388421/original/087022700_1793612658-WhatsApp_Image_2026-11-02_at_15.52.26.jpeg)