Arief Mulyadi, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) periode 2018–2026, meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026). Sosoknya dikenal luas karena mendedikasikan karier untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat kecil dan mempertahankan kedekatan dengan tim lapangan PNM.
Pengumuman duka disampaikan melalui akun resmi perusahaan. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, segenap keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Arief Mulyadi Direktur Utama PNM periode 2018-2026," tulis akun Instagram @pnm_persero, Selasa (27/10/2026).
Arief memulai kariernya sebagai Account Officer (AO) di PNM sebelum dipercaya memimpin perusahaan itu selama dua periode. Meski berada di pucuk pimpinan, ia tetap terbiasa turun langsung untuk memahami operasional dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dalam sebuah wawancara, ia menggambarkan pendekatan kepemimpinannya sebagai pemimpin yang berangkat dari kultur AO. “Sampai sekarang saya masih AO. CEO hanya akting,” kelakarnya.
Baginya, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi bekal penting untuk memahami persoalan riil pelaku usaha kecil, sekaligus membentuk cara pandang dalam menjalankan program pembiayaan dan pemberdayaan.
Advertisement
Pemberdayaan di PNM Jadi Arah Utama
Arief merupakan lulusan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman pada 1993. Ia kemudian menempuh pendidikan magister di bidang Kajian Strategi Ketahanan Nasional Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada 2006.
Latar belakang pendidikannya memperluas perspektifnya dalam melihat keterkaitan antara ketahanan nasional dan kekuatan ekonomi masyarakat, terutama lewat akses pembiayaan yang merata.
Ia meyakini akses keuangan bagi masyarakat kecil perlu diperluas agar peluang pengembangan usaha tidak hanya dinikmati kelompok tertentu.
Pandangan tersebut semakin menguat setelah ia menyaksikan dampak krisis moneter 1997–1998 terhadap pelaku usaha di Indonesia, ketika banyak usaha terpukul saat perekonomian nasional terpuruk.
Pengalaman itu menjadi salah satu alasan yang mendorongnya menekuni bidang pembiayaan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Advertisement
Melampaui Target, Memimpin dengan Teladan
Arief memiliki prinsip bekerja memberi hasil lebih dari yang diminta. Kebiasaan ini ia anggap sebagai cara mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan diri mengemban tanggung jawab yang lebih besar.
“Saya mencoba melakukan lebih pada pekerjaan saya. Jika diberi tugas 10, saya kasih 11 atau 12. Tidak sebaliknya,” katanya.
Prinsip tersebut ia terapkan sejak menjadi AO hingga dipercaya sebagai direktur utama. Ia juga menekankan pentingnya menyukai pekerjaan untuk menjaga semangat dan energi positif.
“Hidup itu hitam putih, ada suka ada duka. Energi positif bisa dibangun kalau kita menyukai pekerjaan,” ucapnya.
Saat menjabat Direktur Utama PNM, Arief mengaku lebih memilih menggerakkan tim melalui keteladanan ketimbang sekadar memberi instruksi.
“Selain itu, saya juga tidak bisa main perintah, karena 20 tahun saya bersama mereka. Saya lebih banyak menggerakkan, jadi rule model. Gak pernah datang terlambat, punya porsi lebih dari target, dan lain-lain,” ungkapnya.
Pengalaman panjang di lapangan membuatnya memahami tantangan para AO sebagai ujung tombak perusahaan. Ia juga kerap turun ke daerah untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan program PNM.
Di bawah kepemimpinannya, program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) berkembang dengan jumlah nasabah mencapai 15,2 juta orang.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2516968/original/022832000_1544091068-Dirut_PNM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383788/original/090737200_1793098308-Screenshot_2026-10-27_162140.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383714/original/067964700_1793095990-IMG-20261027-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3626297/original/087718800_1636365636-8_november_2021-3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383629/original/026278400_1793093225-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_15.39.18.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533697/original/078616900_1773760429-1f3912ca-7653-45df-a7ab-d64716c225a3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383495/original/077398000_1793089146-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_12.19.42.jpeg)