Mudik Gratis Nataru: Kemenhub Sediakan 70 Bus ke 10 Kota, Ini Jadwal dan Skemanya

Kemenhub siapkan 70 bus untuk mudik gratis Nataru 2026/2027 ke 10 kota. Pendaftaran 12 Desember, keberangkatan 22–23 Desember.

Rachel Aulia
Oleh Rachel Aulia- Reporter
Mudik Gratis Nataru: Kemenhub Sediakan 70 Bus ke 10 Kota, Ini Jadwal dan Skemanya
Dalam pelepasan yang berlangsung di Stadion GBK Jakarta, BRI memberangkatkan 5.050 pemudik menggunakan 101 bus.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan 70 unit bus dengan kapasitas total 2.882 penumpang untuk program mudik gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju 10 kota di Pulau Jawa.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan menyebut pendaftaran program mudik gratis direncanakan dibuka mulai 12 Desember 2026, sementara jadwal keberangkatan penumpang ditetapkan pada 22–23 Desember 2026. Pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui portal yang disediakan Kemenhub, namun tautan dan mekanisme lengkapnya belum dipublikasikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Aan usai Rapat Koordinasi Evaluasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta Persiapan Penyelenggaraan Masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

"Untuk di darat, kita siapkan 70 bus untuk 10 kota tujuan," ujar Aan.

Adapun 10 kota tujuan yang dilayani meliputi Solo, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Madiun.

Skema Satu Arah Program Mudik Gratis Nataru Kemenhub

Pada pelaksanaannya, program mudik gratis Nataru 2026/2027 untuk angkutan darat sementara direncanakan hanya melayani perjalanan satu arah (keberangkatan saja), bukan pulang-pergi.

Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Rudi Irawan menjelaskan, keputusan tersebut diambil untuk mengoptimalkan kapasitas armada bus. Pertimbangan ini mengacu pada evaluasi tahun sebelumnya, ketika keterisian kursi belum maksimal.

"Saat ini sementara baru melayani keberangkatan saja. Evaluasi tahun lalu menunjukkan peminatnya kadang tidak terisi penuh, jadi sekarang diprioritaskan untuk mengoptimalkan armada saat berangkat," jelas Rudi dalam kesempatan yang sama.

Rekomendasi