Akal Bulus Dwi Bagus Hilangkan Jejak Usai Bunuh Istri dan Anak

Jejak pembunuhan dilakukan tersangka Dwi Bagus terungkap lewat serpihan tulang korban.

Erwin yohanes
Oleh Erwin yohanes- Reporter
Akal Bulus Dwi Bagus Hilangkan Jejak Usai Bunuh Istri dan Anak
Penangkapan Dwi Bagus suami bunuh istri dan anak di Madiun. (merdeka.com/erwin yohanes).

Upaya penghilangan jejak pembunuhan Dini Hardyanti (30) dan anaknya, AGM (4), di Madiun membuat polisi kesulitan menemukan jasad kedua korban. Penyidik Polda Jawa Timur hanya berhasil mengumpulkan sejumlah serpihan tulang diduga merupakan sisa tubuh ibu dan anak tersebut.

Kondisi itu terjadi setelah tersangka Dwi Bagus Martono (40) diduga menghancurkan jasad kedua korban melalui serangkaian proses pembakaran dan penggilingan sebelum membuang sisa-sisanya ke sungai.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengungkapkan, upaya tersangka menghilangkan jejak tergolong menyeluruh sehingga hanya sedikit material yang dapat ditemukan penyidik.

"Terkait dengan DNA, sementara beberapa serpihan karena memang ini bersih sekali ya, artinya kita juga masih mengumpulkan walau tidak apa yang bisa kita jadikan DNA namun masih ada beberapa tulang-tulang yang kita temukan," ujar Roy, Selasa (27/10).

Penangkapan Dwi Bagus suami bunuh istri dan anak di Madiun. (merdeka.com/erwin yohanes).
Penangkapan Dwi Bagus suami bunuh istri dan anak di Madiun. (merdeka.com/erwin yohanes).

Berdasarkan rangkaian peristiwa yang diungkap polisi, tersangka diduga membakar jasad korban menggunakan tungku buatan. Sisa pembakaran kemudian dimasukkan ke mesin penggiling sebelum kembali dibakar. Material yang tersisa selanjutnya dibuang ke sungai untuk menghilangkan jejak pembunuhan.

Meski demikian, penyidik masih menemukan beberapa fragmen tulang di area belakang rumah yang diduga menjadi lokasi pembakaran. Temuan tersebut kini menjadi salah satu barang bukti penting untuk mengungkap identitas korban melalui pemeriksaan ilmiah.

"Yang bersangkutan ini setelah dia melakukan pembakaran, maksudnya ini untuk dibuang ke sungai. Namun masih ada beberapa serpihan tulang yang kita temukan di belakang rumah, di saat dia proses pembakaran itu," jelas Roy.

Seluruh serpihan tulang yang ditemukan telah diserahkan kepada Laboratorium Forensik untuk menjalani pemeriksaan DNA. Namun, hingga kini polisi belum dapat memastikan apakah fragmen tersebut berasal dari Dini, AGM, atau pihak lain.

"Untuk jenis kelamin saya tidak bisa jawab. Kemudian masih dalam proses pemeriksaan di Laboratorium Forensik," ujar dia.

Roy menambahkan, penyidik masih menunggu hasil pengujian DNA untuk memastikan keterkaitan serpihan tulang dengan kedua korban.

"Ini kita sudah serahkan ke Laboratorium Forensik untuk diperiksakan DNA-nya, namun hasilnya belum keluar. Jadi kami masih menunggu juga hasil tes DNA-nya," kata Roy.

 

Penangkapan Dwi Bagus suami bunuh istri dan anak di Madiun. (merdeka.com/erwin yohanes).
Penangkapan Dwi Bagus suami bunuh istri dan anak di Madiun. (merdeka.com/erwin yohanes).

Hubungan Pelaku dan Korban

Di sisi lain, penyidikan mengungkap bahwa hubungan tersangka dengan Dini sebelumnya disebut berjalan harmonis.

Menurut Roy, polisi tidak menemukan keterangan mengenai persoalan rumah tangga berkepanjangan di antara keduanya.

"Selama ini hubungan mereka harmonis tidak ada permasalahan, bahkan sebenarnya kalau dilihat si tersangka ini menumpahkan kasih sayangnya sama korban," ujar dia.

Namun pertengkaran yang terjadi menjelang peristiwa pembunuhan diduga memicu emosi tersangka hingga berujung pada kematian Dini dan anaknya.

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada 20 September 2026 di dua lokasi berbeda di Kota Madiun. Dini diduga dibunuh dengan cara dicekik di sebuah hotel, sedangkan AGM mengalami tindakan serupa di dalam mobil.

Setelah kedua korban meninggal, tersangka diduga berusaha menghilangkan seluruh jejak kejahatan dengan menghancurkan jasad mereka.

Polda Jatim telah menetapkan DBM sebagai tersangka pembunuhan berencana. Sementara itu, pemeriksaan forensik terhadap serpihan tulang masih berlangsung untuk memastikan identitas pemiliknya.

Rekomendasi