Peserta Magang BRI Terjun Langsung ke Dunia Kerja, Pendampingan Mentor Tuai Apresiasi Menaker

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meninjau Program Magang Nasional di BRI. Program untuk fresh graduate ini diapresiasi dan menargetkan 150 ribu peserta pada 20

Zahra Nurfitri Laila
Oleh Zahra Nurfitri Laila- Reporter
Peserta Magang BRI Terjun Langsung ke Dunia Kerja, Pendampingan Mentor Tuai Apresiasi Menaker
Para pemagang bersama mentor di kantor. (c)BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan dukungannya terhadap pengembangan talenta muda melalui Program Magang Nasional (PMN) Kementerian Ketenagakerjaan. Skema ini membuka akses bagi lulusan baru perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman kerja langsung sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi saat menerima kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Dalam kunjungan itu, Yassierli meninjau pelaksanaan PMN di BRI, berdialog dengan peserta dan mentor, serta bertemu alumni program yang kini berkarier di BRI.

"Di BRI, peserta magang tidak sekadar mengamati. Mereka diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pekerjaan, belajar bersama mentor, serta memahami bagaimana pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan diterapkan dalam dunia kerja. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk membangun karier, baik di BRI maupun di berbagai perusahaan dan industri lainnya," ujar Hery.

Partisipasi BRI di PMN 2026 dan Sebaran Peserta

Pada 2026, BRI kembali berpartisipasi dalam Program Magang Nasional untuk tahun kedua berturut-turut. Sejak mengikuti program ini pada 2025, BRI telah memberikan kesempatan belajar kepada 1.354 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 571 peserta yang mengikuti tiga batch pada 2025 dan 783 peserta yang aktif menjalani program magang di BRI pada tahun ini.

Dari 783 peserta pada 2026, sebanyak 436 peserta ditempatkan di 65 grup Kantor Pusat BRI. Penempatan tersebut mencakup bidang teknologi informasi, manajemen risiko, wealth management, hingga bisnis ultramikro.

Adapun 347 peserta lainnya tersebar di 17 Regional Office BRI, mulai dari Medan hingga Jayapura. Penempatan hingga ke berbagai daerah dirancang untuk memperluas akses pengalaman kerja bagi generasi muda, tidak hanya terpusat di Jakarta maupun kota-kota besar.

Kurikulum BRILiaN Internship Assistant Program

Untuk memastikan proses pembelajaran berjalan terarah, BRI menyiapkan kurikulum BRILiaN Internship Assistant Program. Melalui kurikulum tersebut, peserta dibekali kompetensi pengolahan dan analisis data, administrasi operasional, komunikasi efektif, pengetahuan perbankan, penyusunan laporan, serta penerapan keilmuan masing-masing di unit kerja.

Dari perjalanan tahun pertama, hasil PMN di BRI mulai terlihat. Dari 571 alumni tahun 2025, sebanyak 133 orang kini telah direkrut untuk bekerja di lingkungan BRI.

Hery menegaskan bahwa keberhasilan program magang tidak semata-mata diukur dari jumlah peserta yang kemudian direkrut oleh BRI. Menurutnya, tujuan yang lebih besar adalah memastikan para peserta memiliki kompetensi, pengalaman, etos kerja, dan kepercayaan diri yang lebih kuat saat memasuki dunia profesional.

"Bagi kami, yang terpenting adalah setelah menyelesaikan program ini mereka memiliki bekal yang semakin kuat untuk menghadapi dunia kerja. Apa pun pilihan karier mereka ke depan, kami ingin pengalaman selama berada di BRI memberikan nilai tambah bagi perjalanan profesional mereka," lanjut Hery.

Penguatan Peran Mentor Dapat Pujian Menaker

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengapresiasi pelaksanaan PMN yang dijalankan BRI, terutama dari sisi pendampingan mentor dan penyusunan program pembelajaran yang terstruktur selama enam bulan.

Menurutnya, mentor di BRI berperan aktif merancang proses pembelajaran peserta secara rinci, mulai dari kompetensi yang dipelajari, praktik kerja yang dijalankan, hingga proyek yang dikelola selama masa magang. Rangkaian tersebut diharapkan mempersiapkan peserta untuk mengikuti sertifikasi profesi pada akhir program.

"Saya mengapresiasi BRI karena programnya dirancang dengan sangat baik. Mentor membantu menyiapkan secara detail selama enam bulan peserta akan belajar apa, mempraktikkan apa, dan mengelola proyek apa. Harapannya, sampai akhir bulan keenam mereka sudah memiliki pengalaman dan kompetensi yang cukup untuk memasuki dunia kerja," ujar Yassierli.

Target 150 Ribu Peserta dan Peran BRI

Program Magang Nasional merupakan upaya pemerintah untuk memperluas akses pengalaman kerja bagi generasi muda. Melalui inisiatif ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memahami kebutuhan dunia industri secara langsung.

Pada 2026, PMN menargetkan 150 ribu peserta untuk mengikuti magang selama enam bulan. Pengalaman ini diharapkan membantu peserta mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja.

"Bagi BRI, keterlibatan dalam Program Magang Nasional merupakan wujud komitmen perseroan dalam mendukung pengembangan talenta muda Indonesia. Sebagai perusahaan yang memiliki jaringan luas hingga berbagai wilayah dan melayani jutaan pelaku UMKM, BRI memandang pengembangan human capital sebagai bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," pungkas Hery Gunardi.

Rekomendasi