Resep mochi Jepang isi selai kacang bisa jadi pilihan camilan akhir pekan yang gampang dipraktikkan di rumah. Kulit kenyal dari tepung ketan berpadu dengan isian selai kacang yang gurih dan manis sehingga menciptakan rasa yang pas di lidah. Bahan yang dipakai pun mudah ditemukan di dapur, tidak perlu bahan khusus yang harus dicari ke toko tertentu.
Tekstur kenyal mochi sering bikin penasaran, terutama bagi yang belum pernah mencoba membuatnya sendiri di rumah. Padahal, proses pembuatannya jauh lebih sederhana dibanding bayangan banyak orang selama ini. Hanya dengan mengukus adonan tepung ketan, siapa saja bisa menghasilkan kulit mochi lembut yang tidak mudah keras meski didiamkan beberapa jam.
Berikut ini adalah resep mochi Jepang isi selai kacang dengan kulit kenyal yang bisa Anda coba di rumah yang telah dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, (25/10/2026). Simak juga tips agar hasil mochi tidak keras serta beberapa ide isian lain yang bisa dicoba selain selai kacang di bagian akhir artikel ini.
Advertisement
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382215/original/027903800_1792981994-abdfbf04-56f2-459b-a7b8-19d9a30dd64c.jpg)
Bahan kulit mochi:
- 250 gram tepung ketan putih
- 50 gram tepung beras
- 50 gram gula pasir
- 200 ml air hangat
- 1 sendok makan minyak goreng
- 1 sejumput garam
- Tepung maizena secukupnya, disangrai, untuk alas supaya mochi tidak lengket
Bahan isian selai kacang:
- 200 gram selai kacang
- 2 sendok makan gula pasir, bisa disesuaikan dengan selera
- 1 sendok makan margarin, agar isian lebih padat saat dibekukan
Advertisement
Cara Membuat Mochi Jepang di Rumah
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382216/original/033635800_1792981994-183a097f-afca-442f-a15c-9f84eb045206.jpg)
1. Campurkan tepung ketan putih, tepung beras, gula pasir, dan garam dalam satu wadah sampai rata.
2. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata dan tidak bergerindil.
3. Tambahkan minyak goreng ke dalam adonan, aduk kembali sampai tercampur sempurna.
4. Tutup wadah adonan dengan plastik tahan panas, lalu kukus selama 15 sampai 20 menit hingga matang.
5. Angkat adonan yang sudah matang, diamkan sebentar sampai cukup dingin untuk dipegang, lalu uleni dengan tepung maizena sangrai sampai tidak lengket di tangan.
6. Sambil menunggu adonan kulit, bentuk selai kacang menjadi bulatan-bulatan kecil, lalu simpan di dalam freezer selama 15 menit agar lebih padat dan mudah dibungkus.
7. Ambil sedikit adonan kulit, pipihkan di telapak tangan, lalu letakkan satu bulatan isian selai kacang di bagian tengahnya.
8. Tutup adonan kulit sampai isian tidak terlihat sama sekali, lalu bulatkan perlahan dengan kedua tangan.
9. Gulingkan mochi yang sudah jadi di atas tepung maizena sangrai supaya permukaannya tidak lengket satu sama lain.
10. Simpan mochi dalam wadah tertutup dan dinginkan di kulkas sebentar sebelum disajikan.
Advertisement
Tips Membuat Mochi Jepang agar Hasilnya Sukses
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382217/original/038224700_1792981994-76b82a2e-2d14-406a-8e9e-2f4b9ffd38b4.jpg)
Membuat mochi sebenarnya tidak sulit, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya hasilnya kenyal, tidak keras, dan isiannya tidak bocor saat dibentuk. Berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan di rumah.
- Gunakan Tepung Ketan Berkualitas: Tepung ketan yang masih baru dan belum lama disimpan biasanya menghasilkan tekstur kulit mochi yang lebih kenyal dan tidak mudah pecah saat dibentuk atau dibungkus dengan isian.
- Kukus Adonan dengan Api Sedang: Api yang terlalu besar bisa membuat bagian luar adonan matang lebih dulu sementara bagian dalam masih mentah, sehingga tekstur mochi jadi tidak merata saat diuleni.
- Dinginkan Isian Sebelum Dibungkus: Isian selai kacang yang dibekukan sebentar di freezer akan lebih mudah dipegang dan tidak mudah bocor saat ditutup dengan adonan kulit yang masih hangat.
- Jangan Terlalu Banyak Menambahkan Air: Air yang berlebihan membuat adonan terlalu lembek dan sulit dibentuk, sehingga proses mengukus pun membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya.
- Uleni Adonan Selagi Masih Hangat: Adonan yang sudah dingin akan lebih sulit diuleni dan cenderung kembali keras, jadi proses pengulenan sebaiknya dilakukan segera setelah adonan diangkat dari kukusan.
- Simpan Mochi di Wadah Kedap Udara: Penyimpanan di wadah tertutup rapat menjaga kelembapan mochi lebih lama sehingga teksturnya tetap kenyal walau disimpan semalaman di kulkas.
Advertisement
Ide Isian Lainnya yang Wajib Dicoba
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382218/original/042735500_1792981994-608a299c-2de8-4fc5-ab13-b8155ddb461e.jpg)
Selain selai kacang, kulit mochi yang sama bisa diisi dengan berbagai bahan lain sesuai selera di rumah. Berikut beberapa ide isian yang bisa dicoba sebagai variasi.
- Selai Cokelat: Rasa manis dan legit dari selai cokelat cocok dipadukan dengan kulit mochi yang kenyal untuk camilan sore hari.
- Kacang Merah: Pasta kacang merah manis jadi isian klasik mochi khas Jepang yang biasa disebut daifuku di negara asalnya.
- Keju Parut: Perpaduan rasa gurih dan sedikit asin dari keju parut memberi variasi rasa berbeda dari isian manis pada umumnya.
- Es Krim: Isian es krim yang dibekukan lebih dulu membuat mochi terasa dingin dan segar, cocok disantap saat cuaca panas.
- Buah Stroberi: Potongan buah stroberi segar yang dibungkus pasta kacang merah menghasilkan rasa asam manis yang menyegarkan.
- Pasta Matcha: Rasa pahit ringan dari pasta matcha cocok untuk yang tidak terlalu suka isian dengan rasa manis berlebihan.
- Kacang Hijau: Pasta kacang hijau yang dihaluskan memberi rasa gurih sekaligus tekstur lembut saat digigit bersama kulit mochi.
- Biji Wijen Hitam: Taburan biji wijen hitam yang dihaluskan dengan gula memberi aroma khas serta rasa gurih yang ringan.
- Kelapa Parut: Kelapa parut yang dimasak dengan gula merah menghasilkan isian dengan rasa manis legit khas jajanan tradisional.
- Susu Kental Manis: Isian sederhana dari susu kental manis yang dibekukan cocok untuk yang ingin rasa manis tanpa bahan tambahan lain.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Resep Mochi Jepang Isi Selai Kacang
Berapa lama mochi isi selai kacang bisa bertahan? Mochi isi selai kacang bisa bertahan sekitar dua sampai tiga hari jika disimpan di kulkas dalam wadah tertutup rapat.
Apakah mochi isi selai kacang harus disimpan di kulkas? Penyimpanan di kulkas disarankan karena isian selai kacang dan margarin lebih awet pada suhu dingin dibanding suhu ruang.
Kenapa adonan mochi jadi lengket saat dibentuk? Adonan yang lengket biasanya karena belum cukup tercampur dengan tepung maizena sangrai saat proses pengulenan setelah dikukus.
Bisakah mochi isi selai kacang dibuat tanpa dikukus? Proses kukus tetap diperlukan karena panas uap membuat adonan tepung ketan matang merata dan menghasilkan tekstur kenyal.
Apa pengganti tepung ketan untuk membuat mochi? Tepung ketan sulit digantikan sepenuhnya, tetapi beberapa resep mencampurnya dengan tepung beras atau tepung tapioka untuk variasi tekstur.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382214/original/022963900_1792981994-b23f5bb1-9a24-40e8-b9c1-bad1193870ae.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6296193/original/077249600_1779170790-pastry_HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380850/original/054294800_1792740938-business-man-working-documents-laptop-Depositphotos_198485218_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376491/original/014928100_1792378088-cropped-74b4fd50-b000-439a-ae40-2deee763526f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/930265/original/061726700_1437019593-bahan-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377884/original/030510200_1792481355-Depositphotos_638575614_L.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380562/original/017461200_1792724701-HL.jpg)