Aplikasi investasi kripto PT Pintu Kemana Saja (Pintu) mencatatkan lonjakan kinerja signifikan pada lini perdagangan derivatif mereka, Pintu Futures. Data internal periode Juli–Agustus 2026 menunjukkan volume perdagangan (trading) pengguna baru melonjak hingga lebih dari 200 persen.
Pada saat yang sama, jumlah pengguna baru tumbuh nyaris 100 persen, sementara rata-rata volume transaksi per pengguna baru naik lebih dari 70 persen.
Presiden Direktur Pintu, Andy Putra, mengonfirmasi bahwa instrumen derivatif kripto kini semakin diminati oleh investor Tanah Air.
"Sejak kami menghadirkan Pintu Futures Lite, kami melihat perkembangan yang positif pada aktivitas perdagangan derivatif di Pintu. Volume trading pengguna baru Pintu Futures meningkat lebih dari 200 persen, dengan jumlah pengguna baru tumbuh hampir 100%. Selain itu, rata-rata volume trading per pengguna baru juga meningkat lebih dari 70 persen. Adapun tiga aset crypto teratas yang diperdagangkan pengguna Pintu Futures di antaranya Bitcoin (BTC), Hype (HYPE), dan Xaut (XAUT),” ujar Andy di Jakarta, Rabu (16/9)
Andy menjelaskan, lompatan angka ini tak lepas dari desain Pintu Futures Lite yang dibuat ramah bagi pengguna pemula hingga menengah. Fitur ini menyederhanakan alur transaksi tanpa mengurangi esensi perdagangan derivatif.
"Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya minat investor dan trader di Indonesia terhadap instrumen derivatif crypto. Kehadiran Pintu Futures Lite menjadi salah satu upaya kami untuk menghadirkan pengalaman trading futures yang lebih sederhana dan mudah dipahami, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pengguna, khususnya trader pemula hingga menengah," tuturnya.
Melalui Pintu Futures Lite, pengguna bisa mengambil posisi Long jika memprediksi harga aset bakal melesat, atau posisi Short jika memperkirakan harga akan merosot. Fitur ini juga dibekali pengaturan pengali modal (leverage) hingga 25 kali, serta fitur Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) untuk meminimalkan risiko kerugian.
"Kami merancang Pintu Futures Lite dengan fokus pada pengalaman yang sederhana dan mudah dipahami, khususnya bagi pengguna yang baru mulai mengenal trading derivatif crypto. Mulai dari pilihan posisi, pengaturan leverage, hingga fitur Take Profit dan Stop Loss, seluruh alur kami hadirkan secara intuitif agar pengguna dapat melakukan transaksi sekaligus mengelola risikonya dengan lebih baik," kata Andy.
Advertisement
Tersengat Tren Positif Pasar
Pertumbuhan pesat ini juga terdorong oleh tren positif pasar kripto sepanjang Agustus 2026. Bitcoin (BTC) mencatatkan lonjakan harga sekitar 25 persen dan sempat menembus level tertinggi di kisaran USD 81.455 sebelum parkir di area USD 78.000 pada akhir bulan. Volatilitas harga ini dimanfaatkan para trader untuk meraih peluang dari pergerakan pasar.
Menatap ke depan, platform yang mengantongi izin dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini berkomitmen terus memperkuat fitur sekaligus mengedukasi masyarakat terkait manajemen risiko investasi.
"Ke depan, kami akan terus mengembangkan Pintu Futures Lite agar dapat menjadi solusi trading derivatif crypto yang semakin mudah, intuitif, dan relevan dengan kebutuhan trader aset crypto Indonesia. Kami juga akan terus mengedepankan edukasi dan pemahaman mengenai manajemen risiko, sehingga pengguna dapat memanfaatkan peluang di pasar derivatif secara lebih bijak. Kami percaya bahwa kombinasi antara inovasi produk, kemudahan akses, dan edukasi yang tepat dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem aset crypto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia," tutup Andy.