Selain Asia, Ini 4 Negara Alternatif Berobat ke Luar Negeri

Sekitar 2 juta warga Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri setiap tahunnya. Ini alasan dan rekomendasi negaranya.

Cinta Najwa Fauzi
Oleh Cinta Najwa Fauzi - Reporter
Selain Asia, Ini 4 Negara Alternatif Berobat ke Luar Negeri
<p>Ilustrasi bandara, airport, penerbangan, pesawat terbang. (Image by 4045 on Freepik)</p>

Data Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencatat sekitar 2 juta warga Indonesia berobat ke luar negeri setiap tahunnya. Malaysia, Singapura, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang menjadi destinasi favorit. Fenomena ini dipicu oleh minimnya kepercayaan terhadap fasilitas medis lokal serta pengalaman pelayanan yang dirasa kurang memuaskan.

Menariknya, tren berobat ke luar negeri ternyata tak hanya melanda Indonesia. Warga Amerika Serikat (AS) pun melakukan hal serupa. Bedanya, jika warga Indonesia mencari kualitas dan kenyamanan pelayanan, warga AS berburu tarif medis yang lebih ramah kantong karena biaya berobat di negara mereka sangat melambung tinggi.

Kondisi inilah yang mendorong melesatnya industri medical tourism atau wisata medis di tingkat global. Jalur penerbangan internasional kini tak lagi sekadar diisi oleh wisatawan yang ingin berlibur, melainkan juga oleh para pasien yang berburu perawatan medis terbaik demi kualitas hidup yang lebih baik.

Fenomena mobilitas pasien lintas negara ini membuktikan bahwa faktor transparansi biaya, kecanggihan teknologi medis, hingga keramahan layanan tenaga kesehatan menjadi kunci utama dalam memenangkan kepercayaan publik global. Negara-negara yang mampu mengombinasikan standar medis internasional dengan biaya rasional pun mendadak jadi primadona baru.

Bagi Anda yang mencari alternatif tujuan berobat dengan fasilitas mumpuni dan harga bersahabat, berikut 4 negara di luar Asia yang bisa menjadi pilihan dikutip dari Investopedia, Jumat (21/8):

1. Prancis

Di Prancis, Anda dapat memperoleh akses layanan kesehatan kelas dunia yang terpercaya dengan harga yang masuk akal. Jika menetap lebih dari tiga bulan, pasien tersebut akan mendapat jaminan kesehatan nasional yang didanai oleh Lembaga Jaminan Sosial Prancis.

2. Portugal

Portugal menjadi pilihan karena biaya layanan kesehatan yang relatif terjangkau dan waktu tunggu yang dinilai cukup singkat. Dokter di negara ini juga disebut memberikan pelayanan yang baik terhadap keluhan pasien.

3. Panama

Panama menawarkan rumah sakit modern dan layanan konsultasi spesialis dengan harga yang relatif rendah. Tingkat pelayanan relatif tinggi, dengan bukti para dokter Panama yang meluangkan lebih banyak waktu untuk pasien dan dapat dihubungi melalui WhatsApp. 

4. Kosta Rika

Kosta Rika memadukan sistem layanan kesehatan publik yang komprehensif dengan pilihan layanan swasta yang terjangkau, sehingga para pasien dapat dengan cepat mengakses layanan kesehatan modern. Jaminan kesehatan publik juga tersedia dengan biaya bulanan yang disesuaikan dengan pendapatan, sedangkan biaya kunjungan ke dokter swasta biasanya berkisar antara USD 60 hingga USD 100.

Bagi warga yang mempertimbangkan berobat atau tinggal di luar negeri, beberapa negara di atas menunjukkan bahwa biaya, kualitas pelayanan, akses, hingga pengalaman pasien menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi keputusan seseorang dalam memilih layanan kesehatan.  

Rekomendasi