Mastel Dorong Kontribusi Platform Digital Global untuk Infrastruktur Nasional

Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mendesak platform digital global untuk meningkatkan kontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital nasional demi ekosistem yang berkeadilan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mastel Dorong Kontribusi Platform Digital Global untuk Infrastruktur Nasional
Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mendesak platform digital global untuk meningkatkan kontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital nasional demi ekosistem yang berkeadilan. (AntaraNews)

Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mendorong ekosistem yang dapat melibatkan platform digital global atau Over the Top (OTT) untuk berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur digital nasional. Ketua Umum Mastel, Sarwoto Atmosutarno, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi digital perlu diimbangi dengan pembagian peran yang lebih berimbang di antara seluruh pelaku ekosistem digital.

Sarwoto menyoroti bahwa meskipun platform digital global membawa banyak manfaat seperti pertumbuhan ekonomi digital, efisiensi, hingga berbagai inovasi layanan, kebutuhan investasi infrastruktur digital terus meningkat. Sebagian besar beban investasi ini masih ditanggung oleh industri telekomunikasi nasional.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekosistem digital tidak lagi dapat menjadi tanggung jawab satu sektor saja, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen. Platform digital global yang selama ini memanfaatkan jaringan telekomunikasi diharapkan turut mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur digital Indonesia.

Pentingnya Keterlibatan Platform Digital Global

Sarwoto Atmosutarno menegaskan bahwa keterlibatan platform digital global sangat diperlukan karena mereka selama ini memanfaatkan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Oleh karena itu, platform-platform ini harus mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur digital nasional.

Ia juga mengapresiasi pandangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, terkait pentingnya retensi nilai ekonomi digital nasional di dalam negeri. Hal ini termasuk melalui skema fair share antara platform digital global dan penyedia infrastruktur digital nasional.

Gagasan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi digital berjalan seiring dengan penguatan kapasitas nasional. Sarwoto menekankan bahwa dengan semakin besarnya kebutuhan konektivitas, harus diimbangi dengan kontribusi yang lebih proporsional dari seluruh pelaku ekosistem digital.

Dukungan Pemerintah dan Legislatif

Mastel juga menyampaikan dukungannya terhadap penyempurnaan tata kelola platform digital yang semakin menguat, baik di lingkungan pemerintah maupun DPR RI. Sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Bappenas, telah memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya kebijakan ini.

Selain itu, Komisi I, Komisi VI, dan Komisi XI DPR RI juga menunjukkan kesamaan pandangan terkait kebijakan tersebut. Sarwoto menilai bahwa saat ini adalah momentum yang tepat bagi Komdigi untuk menghadirkan kebijakan yang mendorong kontribusi platform digital global.

Kolaborasi yang berkeadilan dengan industri telekomunikasi diharapkan dapat memastikan pembangunan infrastruktur digital nasional berlangsung secara berkelanjutan. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia secara keseluruhan.

Konferensi Transformasi Digital Indonesia 2026

Dalam kesempatan tersebut, telah diselenggarakan rangkaian kegiatan Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026. Acara ini menjadi wadah diskusi penting mengenai masa depan ekosistem digital Indonesia.

Beberapa tokoh penting yang turut hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi, serta Dirjen Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen pemerintah dan berbagai lembaga terkait dalam mendukung transformasi digital. Diskusi yang terjadi diharapkan dapat menghasilkan kebijakan konkret untuk memperkuat infrastruktur dan ekosistem digital nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi