Komisi VI DPR RI bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Situbondo, Jawa Timur, telah sukses menyelenggarakan sosialisasi kemitraan BUMN yang menyasar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta Muslimat NU setempat pada Sabtu lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui pemahaman literasi keuangan dan akses pembiayaan yang lebih mudah. Anggota Komisi VI DPR RI, HM Nasim Khan, menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi jembatan antara pelaku usaha dengan program perbankan.
Sosialisasi tersebut berlokasi di Aula SMA Negeri 2 Situbondo dan merupakan bagian dari masa reses Komisi VI DPR RI. Fokus utama acara adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai program-program perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi dan keluhan langsung dari masyarakat terkait kendala akses pembiayaan.
Ratusan peserta yang hadir mendapatkan edukasi komprehensif tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sistem perbankan secara umum. Tidak hanya itu, mereka juga dibekali pengetahuan mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal. Inisiatif ini menunjukkan komitmen DPR RI dan BUMN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Literasi Keuangan dan Akses Pembiayaan
Dalam sosialisasi kemitraan BUMN ini, aspek literasi keuangan menjadi poin krusial yang ditekankan kepada para peserta. Anggota Komisi VI DPR RI, HM Nasim Khan, menjelaskan bahwa pemahaman yang baik tentang produk perbankan sangat penting bagi pelaku UMKM dan masyarakat umum. Hal ini bertujuan agar mereka dapat memanfaatkan fasilitas perbankan secara optimal dan terhindar dari risiko keuangan.
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu materi utama yang disampaikan, mengingat perannya yang vital dalam mendukung permodalan UMKM. Peserta diberikan penjelasan detail mengenai syarat, prosedur, dan manfaat KUR. Selain itu, edukasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) juga disampaikan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap praktik pinjaman ilegal yang marak terjadi.
Dengan adanya pemahaman literasi keuangan yang kuat, diharapkan pelaku UMKM dan Muslimat NU di Situbondo dapat membuat keputusan finansial yang lebih bijak. Akses pembiayaan yang mudah dan aman menjadi kunci untuk mengembangkan usaha mereka. BRI Cabang Situbondo secara aktif memaparkan berbagai program perbankan yang relevan untuk mendukung kebutuhan ini.
Advertisement
Advertisement
Peran DPR RI dalam Mengawal Aspirasi Masyarakat
Selain fokus pada sosialisasi produk pembiayaan perbankan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai platform untuk menampung aspirasi masyarakat. HM Nasim Khan menegaskan bahwa Komisi VI DPR RI memiliki peran penting dalam menyerap keluhan dan masukan dari warga. Aspirasi yang terkumpul akan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan yang lebih pro-rakyat, khususnya di sektor ekonomi dan perbankan.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB ini menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan memberikan pendampingan. Berbagai masalah yang dihadapi warga di Jawa Timur, terutama di daerah pemilihan (Dapil) Jatim III yang meliputi Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi, akan menjadi perhatian utama. Dukungan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengatasi kendala yang mereka hadapi dalam mengakses layanan keuangan.
Proses penyerapan aspirasi ini menunjukkan fungsi representasi DPR RI dalam memastikan suara rakyat didengar dan ditindaklanjuti. Nasim Khan menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan konstituen. Hal ini demi terciptanya kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan dan tantangan di lapangan.
Advertisement
Advertisement
Sinergi BUMN untuk Pembangunan Daerah
HM Nasim Khan juga mengungkapkan rencana ke depan untuk mengintensifkan kegiatan pengawasan dan sinergi kemitraan ini. Tidak hanya dengan BRI, namun juga dengan seluruh jaringan bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan BUMN lain yang beroperasi di wilayah Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Langkah ini menunjukkan upaya kolaboratif antara pemerintah dan BUMN dalam memajukan ekonomi daerah.
Sinergi antar-BUMN diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih kondusif bagi pertumbuhan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan melibatkan berbagai BUMN, diharapkan cakupan program dan bantuan yang diberikan bisa lebih luas dan efektif. Ini mencerminkan visi pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Penguatan kemitraan antara DPR RI dan BUMN ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program-program pemerintah berjalan optimal. Khususnya dalam mendukung sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Komitmen ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat di wilayah Situbondo dan sekitarnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews