Harga Tanah di Jakarta dan Sekitarnya Tak akan Turun Meski Ibu Kota Pindah, Apa Penyebabnya?

Pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN Nusantara hanya memindahkan fungsi dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Harga Tanah di Jakarta dan Sekitarnya Tak akan Turun Meski Ibu Kota Pindah, Apa Penyebabnya?
Harga Tanah di Jakarta dan Sekitarnya Tak akan Turun Meski Ibu Kota Pindah, Apa Penyebabnya? (Merdeka.com)

Harga Tanah di Jakarta Sulit Turun Meski Ibu Kota Pindah ke Kalimantan

Konsultan properti, Colliers Indonesia mengungkap bahwa harga tanah di Jakarta dan wilayah sekitarnya akan sulit turun meskipun ibu kota pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Konsultan properti, Colliers Indonesia mengungkap bahwa harga tanah di Jakarta dan wilayah sekitarnya akan sulit turun meskipun ibu kota pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Harga tanah di Jakarta akan susah turun, karena Jakarta dirancang sebagai pusat komersial," ujar Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto di Jakarta, Kamis (20/7).

Ferry menambahkan, pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN Nusantara hanya memindahkan fungsi dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.

Ferry menambahkan, pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN Nusantara hanya memindahkan fungsi dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pembangunan sarana infrastruktur di Jakarta sendiri tidak akan berhenti dan terus dilanjutkan, misalnya kereta LRT Jabodebek yang akan beroperasi melayani kawasan Jakarta dan wilayah-wilayah sekitarnya, kemudian akan ada pengembangan jalur kereta MRT yang dilanjutkan dari barat ke timur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Artinya orang-orang yang mencari nafkah di Jakarta pasti akan tetap banyak. Dengan demikian, Jakarta tetap berfungsi sebagai pusat komersial dan bisnis sehingga tetap mempertahankan daya tariknya seperti Kuala Lumpur, Malaysia," kata Ferry.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemerintah Indonesia sedang membangun IKN yang akan menjadi ibu kota baru Indonesia menggantikan Jakarta. Pembangunan IKN dengan total biaya, yang diperkirakan mencapai Rp466 triliun, diperkirakan rampung secara keseluruhan pada 2045.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kendati demikian, pemerintah berkomitmen terus memperbaiki Jakarta menjadi kota bisnis dan pariwisata, sedangkan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, menjadi kota pemerintahan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Indonesia sebagai negara besar dinilai wajar jika memiliki kota seperti Jakarta dan Nusantara. Hal itu sama halnya dengan Amerika Serikat yang memiliki kota New York dan Washington DC, ataupun Australia yang memiliki Melbourne dan Sydney.

Namun alasan utama pembangunan IKN Nusantara adalah pemerataan ekonomi dan kesejahteraan.

Namun alasan utama pembangunan IKN Nusantara adalah pemerataan ekonomi dan kesejahteraan.
Dok. Istimewa
Rekomendasi