Pasokan Pangan Bogor Aman Jelang Idul Fitri, Sejumlah Harga Komoditas Alami Kenaikan

Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan Pasokan Pangan Bogor tetap aman menjelang Idul Fitri, meskipun inspeksi mendadak menemukan kenaikan harga pada beberapa komoditas esensial. Kondisi ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam menjaga stabilita

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pasokan Pangan Bogor Aman Jelang Idul Fitri, Sejumlah Harga Komoditas Alami Kenaikan
Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan Pasokan Pangan Bogor tetap aman menjelang Idul Fitri, meskipun inspeksi mendadak menemukan kenaikan harga pada beberapa komoditas esensial. Kondisi ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam menjaga stabilita (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan di wilayahnya tetap aman menjelang perayaan Idul Fitri. Hal ini terungkap dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Cibinong pada Selasa, 18 Maret. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyatakan bahwa secara umum stok bahan pokok masih terjaga dengan baik.

Meskipun pasokan secara keseluruhan aman, sidak tersebut juga menemukan adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas penting. Kenaikan harga ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Kondisi ini serupa dengan tren yang terjadi di berbagai daerah lain menjelang hari raya besar.

Dari pemantauan lapangan, beberapa komoditas menunjukkan peningkatan harga yang signifikan. Sementara itu, komoditas lain terpantau relatif stabil, memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi pasar. Pemkab Bogor terus berupaya memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika harga ini.

Hasil sidak di Pasar Cibinong menunjukkan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Salah satu yang disoroti adalah minyak goreng bersubsidi Minyakita. Produk ini ditemukan dijual seharga sekitar Rp19.000 per liter, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

Selain Minyakita, harga cabai rawit juga mengalami lonjakan yang cukup drastis. Sebelumnya, harga cabai rawit berada di kisaran Rp100.000 per kilogram, namun kini naik menjadi Rp120.000 per kilogram. Kenaikan serupa juga terjadi pada harga ayam broiler, dari Rp38.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Mely Kamelia, menjelaskan bahwa pasokan Minyakita agak tersendat. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya pasokan dari Bulog yang mempengaruhi ketersediaan di pasar. Kenaikan harga cabai rawit juga telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir, menunjukkan tren yang konsisten.

Meskipun demikian, Mely menambahkan bahwa kenaikan harga sebagian komoditas ini dapat menjadi indikator positif. Hal ini mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Peningkatan permintaan seringkali berkorelasi dengan kenaikan harga di pasar.

Di tengah kenaikan harga beberapa komoditas, sejumlah bahan pangan pokok lainnya terpantau relatif stabil di Pasar Cibinong. Komoditas seperti beras, daging sapi, bawang merah, dan telur ayam menunjukkan harga yang tidak banyak berubah. Ketersediaan komoditas-komoditas ini juga dilaporkan masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Menurut Mely Kamelia, pasokan beras dan terigu secara umum masih aman dan tidak mengalami kendala. Meskipun harga daging sapi dan ayam mulai menunjukkan kenaikan, pasokan kedua komoditas ini tetap lancar. Kondisi ini memberikan sedikit kelegaan di tengah kekhawatiran akan lonjakan harga secara menyeluruh.

Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor akan terus melakukan pemantauan intensif. Pemantauan ini akan dilakukan di sejumlah pasar, termasuk selama masa cuti bersama pada tanggal 18 hingga 20 Maret. Petugas Disdagin akan tetap bertugas untuk memastikan kondisi pasar tetap terkendali.

Langkah-langkah pemantauan ini diharapkan dapat mengantisipasi potensi penimbunan atau praktik curang lainnya yang dapat memperparah kenaikan harga. Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk melindungi konsumen dan memastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok tetap terjamin menjelang dan selama perayaan Idul Fitri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi