Pemkot Makassar Perluas Gerakan Pangan Murah (GPM) ke Wilayah Kepulauan Jelang Idul Fitri 1447 H

Pemerintah Kota Makassar memperluas Gerakan Pangan Murah (GPM) ke wilayah kepulauan menjelang Idul Fitri 1447 H, memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok tetap stabil bagi masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Makassar Perluas Gerakan Pangan Murah (GPM) ke Wilayah Kepulauan Jelang Idul Fitri 1447 H
Pemerintah Kota Makassar siap menggelar Gerakan Pangan Murah Makassar di wilayah kepulauan mulai 18 Maret, memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau jelang Idul Fitri 1447 H. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Setelah sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di area dataran, Pemkot Makassar kini bersiap memperluas jangkauan program serupa ke wilayah kepulauan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Makassar, Evy Aprialti, mengonfirmasi rencana perluasan GPM ini. Ia menyebut bahwa kegiatan di wilayah kepulauan tersebut dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 18 Maret mendatang.

Langkah ini merupakan bagian dari program Wali Kota Makassar untuk melakukan intervensi pasar melalui pasar murah. Tujuannya adalah agar seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

Perluasan Gerakan Pangan Murah (GPM) Makassar ke Wilayah Kepulauan

Rencana perluasan GPM ke wilayah kepulauan Makassar akan dimulai pada 18 Maret 2026. Inisiatif ini menunjukkan perhatian Pemkot Makassar terhadap pemerataan akses pangan murah bagi seluruh warganya, tidak hanya di daratan tetapi juga di pulau-pulau terpencil. Program GPM ini dirancang untuk mengintervensi pasar secara langsung, sehingga harga bahan pokok dapat tetap stabil dan terjangkau, terutama menjelang momen penting seperti Idul Fitri yang seringkali diwarnai kenaikan harga.

Intervensi pasar melalui GPM sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang mungkin memiliki tantangan logistik lebih besar. Dengan adanya GPM, masyarakat di sana dapat memperoleh kebutuhan dasar tanpa harus terbebani oleh harga yang melambung tinggi. Program ini merupakan kelanjutan dari GPM yang telah berjalan sukses di area daratan Kota Makassar, menandakan konsistensi Pemkot dalam upaya menjaga kesejahteraan warganya.

Harapan besar disematkan pada pelaksanaan GPM di kepulauan ini. Diharapkan program ini dapat secara efektif menekan laju inflasi lokal dan memastikan bahwa setiap keluarga memiliki akses yang memadai terhadap pangan. Ini adalah strategi proaktif untuk mencegah spekulasi harga dan memastikan pasokan yang cukup menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Ketersediaan Stok Pangan dan Koordinasi Lintas Lembaga

Untuk menjamin keberhasilan GPM di wilayah kepulauan, Disperdagin Kota Makassar telah melakukan koordinasi intensif dengan Perum Bulog terkait ketersediaan stok beras. Hasil koordinasi tersebut sangat positif, di mana persediaan bahan pangan untuk mendukung pelaksanaan GPM dipastikan mencukupi untuk beberapa hari ke depan. Evy Aprialti menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena stok pangan aman.

Selain beras, GPM juga akan menyediakan berbagai komoditas pangan penting lainnya. Perumda Pasar Makassar Raya turut berkontribusi dengan menyediakan bahan pangan seperti bawang merah dan telur, melengkapi pasokan yang disiapkan oleh Disperdagin. Kolaborasi antarlembaga ini menjadi kunci untuk memastikan kelengkapan dan keberagaman bahan pokok yang ditawarkan kepada masyarakat.

Ketersediaan stok yang memadai dan dukungan dari berbagai pihak ini mencerminkan keseriusan Pemkot Makassar dalam menghadapi potensi lonjakan permintaan menjelang Idul Fitri. Dengan pasokan yang terjamin, diharapkan tidak ada kelangkaan barang yang dapat memicu kenaikan harga secara signifikan. Ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga.

Strategi Distribusi dan Harapan Pemerintah Kota Makassar

Dalam pelaksanaannya, program GPM ini akan menyasar beberapa titik sekaligus setiap harinya. Strategi distribusi ini dirancang untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah kepulauan, memastikan bahwa manfaat GPM dapat dirasakan secara luas. Pendekatan ini memungkinkan distribusi pangan murah yang efisien dan merata, mengurangi antrean panjang serta meminimalkan potensi kerumunan.

Melalui program GPM ini, Pemerintah Kota Makassar memiliki harapan besar agar harga bahan pokok dapat tetap stabil hingga Lebaran. Stabilitas harga merupakan faktor krusial untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah inflasi. Selain itu, GPM diharapkan dapat secara langsung membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Keberhasilan GPM di wilayah kepulauan akan menjadi indikator penting komitmen Pemkot Makassar dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah. Dengan pasokan yang stabil dan harga yang terkendali, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan khidmat, tanpa perlu khawatir akan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar mereka. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi