Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan merilis data terbaru mengenai pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025. Total pergerakan penumpang, baik yang datang, berangkat, maupun transit, tercatat mencapai lebih dari 9,32 juta orang. Angka ini menunjukkan dinamika signifikan dalam sektor transportasi udara di Sulawesi Selatan.
Meskipun ada sedikit perbedaan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang mencapai 9,46 juta orang, data bulanan menunjukkan tren positif. Secara tahunan atau year on year (yoy) pada Desember 2025, jumlah penumpang mencapai 868,24 ribu kunjungan. Angka ini meningkat 1,09 persen dibandingkan 858,88 ribu kunjungan pada Desember 2024.
Khaerul Agus, Kepala Bagian Umum BPS Sulsel, menjelaskan bahwa Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar tetap menjadi pintu gerbang utama. Bandara ini mendominasi pergerakan penumpang domestik, menegaskan perannya sebagai hub penting di kawasan timur Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Pertumbuhan Angkutan Udara Domestik yang Stabil
Sepanjang tahun 2025, aktivitas angkutan udara domestik di Sulawesi Selatan menunjukkan pola yang stabil dengan total 9,32 juta penumpang. Meskipun sedikit di bawah capaian tahun 2024, peningkatan pada akhir tahun memberikan sinyal positif bagi industri penerbangan daerah. Data ini mencakup pergerakan dari berbagai bandara di Sulsel, mencerminkan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memegang peranan krusial dalam lalu lintas domestik. Pada Desember 2025, bandara ini melayani sebanyak 859,97 ribu penumpang. Angka tersebut setara dengan sekitar 99,05 persen dari total penumpang domestik di seluruh Sulawesi Selatan, menegaskan dominasinya.
Selain Sultan Hasanuddin, Bandara Malili di Luwu juga berkontribusi pada pergerakan penumpang domestik. Bandara ini mencatat jumlah penumpang sebanyak 3,74 ribu orang pada Desember 2025. Kontribusinya sekitar 0,43 persen dari total penumpang domestik di provinsi tersebut, menunjukkan peran bandara-bandara kecil dalam konektivitas regional.
Advertisement
Secara keseluruhan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Desember 2025 mengalami kenaikan. Peningkatan sebesar 1,09 persen dibandingkan Desember 2024 menunjukkan pemulihan dan pertumbuhan berkelanjutan di sektor ini. Tren positif ini diharapkan terus berlanjut seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dan pariwisata.
Advertisement
Dinamika Penumpang Internasional di Sulawesi Selatan
Aktivitas angkutan udara internasional di Sulawesi Selatan secara eksklusif dilayani melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Pada Desember 2025, jumlah penumpang angkutan udara internasional mencapai 30,91 ribu orang. Angka ini menandai peningkatan yang signifikan dalam konektivitas global daerah tersebut.
Pergerakan penumpang internasional pada Desember 2025 menunjukkan kenaikan sebesar 0,49 persen dibandingkan November 2025. Peningkatan ini terutama didorong oleh lonjakan jumlah penumpang datang. Penumpang yang tiba di Sulsel mencapai 15,87 ribu orang, naik 3,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Di sisi lain, jumlah penumpang internasional yang berangkat dari Sulawesi Selatan tercatat sebanyak 15,03 ribu orang. Angka ini mengalami sedikit penurunan sebesar 2,45 persen jika dibandingkan dengan November 2025. Fluktuasi ini wajar dalam pergerakan penumpang internasional yang dipengaruhi berbagai faktor.
Advertisement
Namun demikian, secara year on year, jumlah penumpang angkutan udara internasional pada Desember 2025 menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat. Terjadi peningkatan sebesar 12,94 persen dibandingkan Desember 2024. Hal ini mengindikasikan semakin pulihnya dan berkembangnya rute-rute penerbangan internasional dari dan ke Sulawesi Selatan.
Sumber: AntaraNews