Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menyoroti peran strategis koperasi syariah dalam memajukan perekonomian daerah. Keberadaan lembaga keuangan seperti Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) dinilai mampu mendorong pertumbuhan usaha para anggotanya. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam memperkuat sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Kediri.
Wakil Wali Kota Kediri, K.H. Qowimuddin Thoha, menyampaikan apresiasi atas kontribusi koperasi syariah. Menurutnya, selain mendukung perkembangan usaha anggota, koperasi syariah juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT NU Kota Kediri, pada Sabtu (31/1).
K.H. Qowimuddin Thoha menegaskan bahwa upaya ini merupakan wujud nyata dari ekonomi kerakyatan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan RAT tersebut menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan strategi pengembangan koperasi syariah ke depan di Kediri.
Advertisement
Advertisement
Koperasi syariah terbukti memiliki peran krusial dalam ekosistem ekonomi lokal, khususnya di Kota Kediri. Model bisnis berbasis syariah ini tidak hanya menyediakan akses permodalan, tetapi juga mengedepankan prinsip keadilan dan keberkahan dalam setiap transaksinya. Dengan demikian, anggota koperasi dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Wakil Wali Kota Kediri, K.H. Qowimuddin Thoha, menjelaskan bahwa koperasi syariah berkontribusi besar dalam memperkuat UMKM. Keberadaan UMKM yang tangguh merupakan tulang punggung perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan mendistribusikan kesejahteraan secara lebih merata. Koperasi syariah hadir sebagai solusi finansial yang inklusif bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Lebih lanjut, K.H. Qowimuddin Thoha menyatakan, “Dan pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inilah wujud ekonomi kerakyatan.” Pernyataan ini menggarisbawahi dampak positif koperasi syariah yang melampaui sekadar aspek finansial. Koperasi syariah juga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di antara anggotanya.
Advertisement
Advertisement
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Kediri memberikan apresiasi tinggi terhadap kemajuan KSPPS BMT NU Kota Kediri. Koperasi syariah ini menunjukkan performa yang sangat baik dalam kurun waktu singkat. Kepercayaan masyarakat terhadap BMT NU terus meningkat, tercermin dari pertumbuhan aset yang signifikan.
K.H. Qowimuddin Thoha mengungkapkan bahwa dalam waktu sekitar tiga setengah tahun, BMT NU berhasil mengelola aset hingga mencapai angka sekitar Rp11 miliar. Capaian ini merupakan bukti nyata dari manajemen yang profesional dan kepercayaan kuat dari para anggota serta masyarakat luas. Angka tersebut menunjukkan potensi besar koperasi syariah untuk terus berkembang.
Prestasi BMT NU ini sejalan dengan visi Kota Kediri Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni (MAPAN). Melalui kegiatan rapat anggota tahunan, terlihat jelas bagaimana koperasi syariah menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi yang produktif dan berkeadilan. Hal ini juga mencerminkan nilai-nilai keagamaan dalam praktik ekonomi sehari-hari, menciptakan harmoni antara spiritualitas dan aktivitas bisnis.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Kota Kediri memiliki harapan besar terhadap pengembangan koperasi syariah di masa mendatang. Capaian yang telah diraih oleh BMT NU diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi koperasi syariah lainnya. Peningkatan jangkauan layanan menjadi salah satu fokus utama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Pihak Pemkot Kediri berharap agar jangkauan BMT NU bisa semakin luas, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi. Dengan demikian, koperasi syariah dapat menjadi penguat ekonomi masyarakat Kota Kediri secara menyeluruh. Ekspansi layanan ini penting untuk menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan individu yang membutuhkan akses pembiayaan syariah.
Penguatan koperasi syariah juga diharapkan dapat menciptakan ketahanan ekonomi daerah yang lebih baik. Melalui dukungan dan pembinaan dari pemerintah daerah, koperasi syariah dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan tantangan ekonomi. Hal ini akan memastikan peran vital koperasi syariah dalam mewujudkan kesejahteraan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Kediri.
Advertisement
Sumber: AntaraNews