Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara proaktif menawarkan potensi investasi strategis kepada pemerintah Kanada. Upaya ini merupakan bagian dari diplomasi daerah untuk memperluas kerja sama internasional. Tujuan utamanya adalah mengembangkan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan bahwa kunjungan bilateral Menteri Pembangunan Internasional Kanada Randeep Sarai ke Lombok pada 10-11 Januari 2026 memperkuat kolaborasi. Iqbal menyatakan bahwa semua potensi yang dicari Kanada di Asia Pasifik ditemukan di NTB.
Provinsi ini mempresentasikan arah pembangunan yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, ekonomi hijau, dan inklusif. NTB memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif di berbagai sektor unggulan.
Advertisement
Advertisement
Sektor Pariwisata Unggulan NTB
Pariwisata menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi NTB yang berkualitas dan inklusif. NTB memiliki 265 destinasi wisata, mencakup alam, budaya, religi, buatan, dan petualangan. Sektor ini menunjukkan keragaman daya tarik yang luar biasa.
Sektor pariwisata NTB telah menyerap 422.498 tenaga kerja. Dukungan juga datang dari 4.137 tenaga kerja pariwisata bersertifikat dan 5.966 pelaku usaha pariwisata. Sebanyak 402 unit usaha telah tersertifikasi CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan).
Infrastruktur pariwisata ditopang oleh 1.078 hotel, terdiri dari 274 hotel berbintang dan 804 hotel non-bintang. Hotel-hotel ini tersebar di zona pariwisata seluas lebih kurang 32.808 hektare. Ini menunjukkan kesiapan NTB dalam menyambut wisatawan dan investor, memperkuat potensi investasi NTB di sektor ini.
Advertisement
Advertisement
Potensi Perikanan dan Hilirisasi Maritim
Di bidang perikanan, NTB mencatat produksi signifikan sepanjang tahun 2024. Hasilnya mencapai 198.639 ton udang vaname dan 704.810 ton rumput laut. Provinsi ini juga unggul dalam komoditas tuna dan cakalang.
Pelabuhan perikanan strategis seperti Teluk Awang, Labuhan Lombok, Tanjung Luar, Sape, Teluk Santong, dan Soroadu menjadi kunci. Lokasi-lokasi ini membuka pintu bagi pengembangan ekonomi biru dan hilirisasi hasil laut. Gubernur Iqbal menyoroti potensi hilirisasi perikanan dan penangkapan ikan.
Iqbal menyebut bahwa Kanada sangat maju dalam teknologi penangkapan ikan, terutama ikan laut dalam. Ini mengindikasikan peluang kolaborasi signifikan. Potensi investasi NTB di sektor maritim sangat menjanjikan untuk kedua belah pihak.
Advertisement
Advertisement
Energi Terbarukan dan Sumber Daya Mineral
NTB juga memaparkan potensi besar sektor energi terbarukan kepada Kanada. Terutama panas bumi dan tenaga angin, dengan kapasitas potensial 20 sampai 30 megawatt per lokasi. Wilayah potensial meliputi Hu'u, Sembalun, Sekotong, Jerowaru, dan Empang.
Selain itu, NTB memiliki cadangan mineral strategis yang melimpah. Ini termasuk tembaga, emas, perak, mangan, dan pasir besi. Cadangan ini telah menghasilkan produk turunan bernilai tinggi.
Potensi ini sejalan dengan fokus global pada energi bersih dan sumber daya berkelanjutan. Dengan demikian, NTB menawarkan peluang investasi yang menarik di sektor-sektor ini, memperkuat daya saing daerah.
Advertisement
Advertisement
Minat Kanada dan Arah Kerja Sama
Menteri Pembangunan Internasional Kanada Randeep Sarai menyampaikan apresiasi atas sambutan dan paparan Pemprov NTB. Sarai menyatakan ketertarikan Kanada untuk memperluas kerja sama. Fokusnya adalah pada bidang energi bersih, pemberdayaan perempuan, kesehatan reproduksi, dan pendidikan.
Bidang-bidang ini memang telah menjadi fokus program pembangunan internasional Kanada. Menteri Sarai menekankan manfaat dari kolaborasi ini. Ia mengatakan bahwa jika kebutuhan energi terpenuhi serta kesehatan dan pendidikan perempuan dan anak meningkat, ini akan bermanfaat bagi semua orang.
Kunjungan ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk menjajaki sinergi lebih lanjut. Potensi investasi NTB yang komprehensif diharapkan dapat menarik lebih banyak perhatian dari investor internasional, mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews