KSOP Batam Proyeksikan Kenaikan 8 Persen Penumpang Angkutan Laut Saat Nataru, Kesiapan Armada Jadi Prioritas

KSOP Batam memprediksi kenaikan penumpang angkutan laut sebesar 8 persen saat Nataru 2025/2026. Antisipasi kenaikan penumpang Nataru Batam, berbagai persiapan dan mitigasi risiko telah dilakukan demi kelancaran dan keselamatan pelayaran.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KSOP Batam Proyeksikan Kenaikan 8 Persen Penumpang Angkutan Laut Saat Nataru, Kesiapan Armada Jadi Prioritas
KSOP Batam memprediksi kenaikan penumpang angkutan laut sebesar 8 persen saat Nataru 2025/2026. Antisipasi kenaikan penumpang Nataru Batam, berbagai persiapan dan mitigasi risiko telah dilakukan demi kelancaran dan keselamatan pelayaran. (AntaraNews)

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam memproyeksikan adanya kenaikan signifikan jumlah penumpang angkutan laut. Peningkatan ini diperkirakan mencapai delapan persen selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Prediksi kenaikan penumpang Nataru Batam ini disampaikan oleh Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku. Batam memang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat mobilitas transportasi laut yang sangat tinggi.

Oleh karena itu, kesiapan armada, kelancaran mobilitas masyarakat, serta aspek keselamatan pelayaran menjadi perhatian utama. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi lonjakan penumpang tersebut.

Kesiapan Armada dan Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan

M. Takwim Masuku menegaskan bahwa kesiapan kapal dan keselamatan pelayaran menjadi fokus utama. Antisipasi cuaca ekstrem juga menjadi prioritas dalam penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Laut Nataru 2025 dan Tahun Baru 2026. Rapat tersebut berlangsung di Kantor KSOP Khusus Batam untuk memastikan semua pihak terkait siap.

Penguatan koordinasi antarlembaga dilakukan guna menjamin layanan transportasi laut berjalan aman, tertib, dan lancar. KSOP Khusus Batam berkomitmen penuh dalam menjaga kelancaran operasional.

Untuk mendukung kelancaran operasional, KSOP Khusus Batam akan mengoperasikan Posko Angkutan Laut Nataru 2025/2026. Posko ini akan aktif mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal dan Penempatan Posko

Sebagai bagian dari persiapan, KSOP Khusus Batam telah melakukan pemeriksaan kelaiklautan kapal atau ramp check secara menyeluruh. Sebanyak 177 unit kapal yang beroperasi telah diperiksa demi memastikan keamanan.

Dari jumlah tersebut, 83 unit kapal diperiksa langsung di Batam, sementara 29 unit menjalani pemeriksaan tambahan di luar Batam. Selain itu, 65 kapal berbendera asing juga tidak luput dari pemeriksaan ketat.

Posko Angkutan Laut Nataru ditempatkan di beberapa titik strategis untuk memudahkan pengawasan dan pelayanan. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Terminal Penumpang Bintang 99, Harbour Bay, dan Batam Center.

Posko juga tersedia di Terminal Penyeberangan Ferry dan Ro-Ro Telaga Punggur, serta Terminal Penyeberangan Ferry Sekupang. Keberadaan posko ini diharapkan dapat melayani kebutuhan penumpang secara optimal.

Mitigasi Risiko dan Koordinasi Cuaca Ekstrem

KSOP Khusus Batam juga menyiapkan berbagai skenario mitigasi risiko untuk menghadapi potensi masalah. Skenario ini mencakup antisipasi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama periode Nataru.

Selain itu, penumpukan penumpang, gangguan sistem, hingga kondisi darurat seperti kebakaran di pelabuhan juga telah dipertimbangkan. Langkah-langkah preventif dan responsif telah disiapkan secara matang.

Koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Batam turut diperkuat. Sistem peringatan dini dari BMKG akan sangat membantu dalam pengambilan keputusan operasional yang cepat dan tepat.

Hal ini penting untuk memastikan keselamatan pelayaran dan kelancaran arus penumpang. Semua upaya ini dilakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan laut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi