Orang Indonesia Banyak Sakit Gigi, Prabowo Ingin Prioritaskan Beasiswa LPDP untuk Mahasiswa Kedokteran

Dia menyampaikan bahwa saat ini program cek kesehatan gratis sudah menjangkau 43 juta orang, di mana keluhan paling banyak adalah penyakit gigi.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Orang Indonesia Banyak Sakit Gigi, Prabowo Ingin Prioritaskan Beasiswa LPDP untuk Mahasiswa Kedokteran
Orang Indonesia Banyak Sakit Gigi, Prabowo Ingin Prioritaskan Beasiswa LPDP untuk Mahasiswa Kedokteran (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto meminta agar beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diprioritaskan untuk mahasiswa fakultas kedokteran. Hal ini untuk mengatasi masalah kurangnya dokter dan dokter spesialis di Indonesia.

Dia menyampaikan bahwa saat ini program cek kesehatan gratis sudah menjangkau 43 juta orang, di mana keluhan paling banyak adalah penyakit gigi. Sehingga, kata Prabowo, lulusan kedokteran gigi sangat diperlukan di Indonesia.

"Ternyata hasil cek kesehatan gratis ini sebagian besar rakyat kita punya masalah di gigi, di penyakit gigi sebagian besar. Artinya bahwa sekarang ya kita harus menghasilkan dokter gigi yang cukup banyak," kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna 1 tahun pemerintahan di Istana Negara Jakarta, Senin (20/10).

Sementara itu, dia mengungkapkan pemerintah memiliki pekerjaan besar untuk mencetak dokter umum dan spesialis yang saat ini mengalami kekurangan. Prabowo mengungkapkan jumlah dokter umum yang dibutuhkan saat ini 140.000 orang.

"Padahal kita tahu dokter umum saja kita kekurangan, kekurangan kita sangat besar. Kalau tidak salah kekurangan kita di atas 140 ribu dokter, kita kekurangan di atas 140 ribu dokter kita juga kekurangan spesialis, juga ribuan spesialis yang kita kurang. Ini PR (pekerjaan rumah)," ujarnya.

Masalah Kekurangan Dokter Terjadi di Hampir Semua Negara

Menurut dia, masalah kekurangan dokter juga terjadi di hampir semua negara. Namun, kata Prabowo, negara-negara memiliki kemampuan untuk mengambil dokter dari negara lain dengan tawaran gaji tinggi.

"Jerman, Eropa Barat, Amerika, dokter, perawat diambil dari mana-mana, dia mampu bayar sangat tinggi. Ini jadi masalah bagi kita," tutur Prabowo.

Oleh sebab itu, Prabowo menekankan pemerintah harus menyesuaikan kebijakan pendidikan di Indonesia. Salah satunya, menambah fakultas kedokteran dan mahasiswa dengan memberikan beasiswa LPDP.

"Artinya kebijakan pendidikan kita harus kita sesuaikan, berarti kita harus menambah fakultas fakultas kedokteran. Dan fakultas kedokteran yang ada pun harus ditambah jumlah mahasiswanya," jelas Prabowo.

"Dan ini kalau perlu kita tambah beasiswa mungkin LPDP prioritasnya antara lain yang paling atas adalah untuk kedokteran," tutup Prabowo.

Rekomendasi