Fakta Unik: BCA Sukses Fasilitasi 37 UMKM Bertemu Pembeli Jerman, Buka Jalan Produk Lokal Go Global!

BCA sukses menggelar business matching yang mempertemukan 37 UMKM binaan dengan pembeli potensial dari Jerman, Go Asia, membuka peluang produk lokal Go Global.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: BCA Sukses Fasilitasi 37 UMKM Bertemu Pembeli Jerman, Buka Jalan Produk Lokal Go Global!
BCA sukses menggelar business matching yang mempertemukan 37 UMKM binaan dengan pembeli potensial dari Jerman, Go Asia, membuka peluang produk lokal Go Global. (Merdeka.com)

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) baru-baru ini sukses memfasilitasi kegiatan business matching yang strategis. Acara ini mempertemukan 37 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan dengan pembeli potensial dari Jerman, Go Asia.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BCA dalam mendukung UMKM agar dapat "naik kelas" dan bersaing di pasar internasional. Kegiatan ini berfokus pada produk kategori food & beverage (F&B) sesuai permintaan pembeli.

Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, menyatakan bahwa business matching ini diharapkan menjadi langkah nyata. Tujuannya adalah memperkuat UMKM binaan BCA agar semakin siap dan percaya diri menembus pasar global.

Fokus Business Matching dan Partisipasi UMKM

Kegiatan business matching yang difasilitasi BCA ini secara khusus menargetkan UMKM dengan produk kategori food & beverage (F&B). Fokus ini disesuaikan dengan permintaan spesifik dari pembeli potensial asal Jerman, Go Asia. BCA berharap upaya ini dapat menjadi jembatan bagi produk lokal Indonesia untuk menembus pasar internasional.

Sebanyak 37 UMKM yang terlibat berasal dari angkatan 2023, 2024, dan 2025 Program UMKM Bakti BCA Go Export. Dari jumlah tersebut, 11 UMKM yang berlokasi di Jabodetabek hadir secara langsung di lokasi acara. Sementara itu, 26 peserta lainnya dari berbagai daerah di luar Jabodetabek turut bergabung melalui platform daring.

Antonius Widodo Mulyono menegaskan komitmen BCA. "Kami berharap business matching ini dapat menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkuat UMKM binaan BCA agar semakin siap dan percaya diri menembus pasar global," ujarnya.

Kisah Sukses Ekspor dan Dampak Ekonomi

Program UMKM Bakti BCA Go Export telah menunjukkan hasil nyata dalam mendorong UMKM untuk Go Global. Dua UMKM binaan BCA menjadi contoh sukses terbaru dari implementasi program ini. Salah satunya adalah UMKM asal Jember yang bergerak di sektor pertanian.

UMKM dari Jember tersebut berhasil mengirimkan produknya untuk pertama kali ke Malaysia dan Papua Nugini pada akhir tahun 2024. Kisah sukses lainnya datang dari UMKM asal Padang yang memproduksi olahan rempah. UMKM ini berhasil menembus pasar Thailand untuk pertama kalinya, menunjukkan potensi besar produk lokal.

Secara keseluruhan, hingga Mei 2025, total nilai ekspor yang berhasil diciptakan dari UMKM Bakti BCA telah menembus angka lebih dari Rp100 miliar. Pencapaian ini menunjukkan kontribusi signifikan UMKM dalam meningkatkan perekonomian nasional melalui ekspansi pasar global.

Dukungan Berkelanjutan BCA untuk Pengembangan UMKM

Selain mengadakan Program UMKM BCA Bakti BCA Go Export dan memfasilitasi business matching, BCA juga memberikan dukungan lain. Dukungan ini diwujudkan melalui pengadaan lokakarya (workshop) dan fasilitasi penerbitan sertifikat halal. Sertifikasi halal menjadi kunci penting bagi UMKM untuk bersaing di pasar global, khususnya di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Dalam kurun waktu 2023-2024, BCA telah menyelenggarakan pelatihan sertifikasi halal. Inisiatif ini berhasil mendukung penerbitan sekitar 3.000 sertifikat halal bagi UMKM di seluruh Indonesia. Pada tahun 2025, BCA melanjutkan program pelatihan ini dengan target memfasilitasi penerbitan 2.000 sertifikat halal tambahan bagi UMKM.

Sejak tahun 2023, BCA juga secara konsisten menghadirkan UMKM binaan pada kegiatan Trade Expo Indonesia. Melalui Bakti BCA, perseroan berkomitmen mendampingi UMKM untuk bertumbuh, meningkatkan kapasitas, dan memperluas jangkauan pasar. "BCA yakin, pelaku UMKM dapat semakin berkembang dan berkontribusi optimal bagi perekonomian nasional apabila memiliki akses luas serta kesempatan untuk memperluas pasarnya hingga tingkat global," kata Antonius.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi