Curhat Petani soal Terancamnya Keberlangsungan Industri Tembakau RI

Para petani maupun pengusaha bergerak di ekosistem tembakau mengeluhkan adanya informasi yang kurang tepat soal tembakau. Kampanye hitam dan intervensi asing yang terus menerus ditujukan untuk melarang total tembakau semakin masif.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Curhat Petani soal Terancamnya Keberlangsungan Industri Tembakau RI
Petani tembakau. ©2016 blogspot.com

Para petani maupun pengusaha bergerak di ekosistem tembakau mengeluhkan adanya informasi yang kurang tepat soal tembakau. Kampanye hitam dan intervensi asing yang terus menerus ditujukan untuk melarang total tembakau semakin masif.

Sekjen Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Hananto Wibisono menilai semakin hari, ekosistem pertembakauan semakin ditekan.

"Kelompok-kelompok anti-tembakau dan intervensi sejak lebih dari satu dekade lalu terus berupaya untuk meniadakan ekosistem pertembakauan di Indonesia. Pertumbuhan ekosistem pertembakauan mulai dari hulu hingga hilir selalu dijegal. Dan, saat ini, lagi-lagi, ekosistem pertembakauan dihambat lewat regulasi," ujar Hananto di Jakarta, Senin (19/6).

Masa depan ekosistem pertembakauan semakin terancam dengan keberadaan regulasi eksesif dan diskriminatif. Menyamakan tembakau dengan narkotika, psikotropika dan minuman berlakohol sebut Hananto, sama saja dengan upaya mendorong ilegalisasi mata pencaharian enam juta orang yang menggantungkan hidupnya pada ekosistem pertembakauan.

"Perekonomian masyarakat dan daerah turut bergerak. Pembangunan infrastruktur bahkan kesehatan disumbang dari tembakau. Tembakau adalah komoditas andalan ketika tidak ada tanaman yang bisa tumbuh di musim kemarau. Maka, tidak adil memposisikan tembakau sama dengan barang ilegal. Ini tidak boleh terjadi!," tegas Hananto.

Sebelumnya, tembakau identik dengan rokok karena menjadi bahan baku utama. Namun demikian, tembakau tidak hanya untuk rokok.

Dilansir dari berbagai sumber, tembakau dapat menjadi obat dan memiliki manfaat untuk kesehatan. Tembakau adalah tanaman yang berasal dari keluarga Solanaceae dan memiliki nama ilmiah Nicotiana tabacum.

Tanaman ini dikenal karena daunnya yang dikeringkan dan dijadikan bahan utama dalam produksi rokok, cerutu, pipa, dan produk tembakau lainnya. Meskipun penggunaan tembakau untuk keperluan produksi rokok telah lama dikenal, paparan asap tembakau dikaitkan dengan banyak risiko kesehatan yang serius.

Ada beberapa penggunaan lain tembakau dalam konteks non-rokok yang memiliki manfaat tertentu dilansir dari berbagai sumber. Di antaranya beberapa senyawa yang terkandung dalam tembakau, seperti nikotin, telah digunakan dalam beberapa produk farmasi untuk pengobatan tertentu.

Misalnya, nikotin dapat digunakan dalam bentuk permen karet, permen, atau plester nikotin untuk membantu mengurangi keinginan merokok dan membantu orang berhenti merokok.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi