Operator jalan tol, salah satunya PT Jasa Marga memberikan diskon tarif tol selama libur Lebaran 2023. Kebijakan ini pun dinilai efektif untuk menekan tingkat inflasi di bulan April 2023 dari kelompok angkutan transportasi.
"Untuk diskon tarif tol tidak memberikan andil untuk inflasi," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Selasa (2/5).
Margo menjelaskan, sejak tahun 2019 hingga tahun 2023 tingkat inflasi saat musim Ramadan dan Lebaran utamanya disumbang dari kelompok transportasi. Utamanya dari tahun ke tahun disumbang dari tarif angkutan udara.
“Yang pasti kenaikan tarif ini karena tingginya permintaan,” kata Margo.
Selain itu, di Agustus tahun 2022 , pemerintah telah memberlakukan tuslah atau mengurangi tambahan biaya angkutan udara. Cara ini dilakukan untuk menekan harga tiket pesawat karena tingginya harga avtur yang melonjak di atas harga normal kala itu.
"Ini pola momen lebaran transportasi selalu mendapatkan tekanan dan menyebabkan inflasi," kata Margo.
Advertisement
Sebagai informasi, tingkat inflasi bulan April 2023 tercatat 0,33 persen (mtm) dan 4,33 persen (yoy). Pendorong inflasi pada Ramadan dan lebaran tahun ini dari kelompok transportasi dengan inflasi 0,84 persen dan andilnya terhadap kenaikan inflasi April 2023 yakni 0,11 persen.
Inflasi pada angkutan udara memberikan dengan andil 0,06 persen dan angkutan antar-kota 0,03 persen.
Meski begitu, tingkat inflasi musim lebaran kali ini lebih rendah dari tahun sebelumnya. Tingkat inflasi Ramadan dan Lebaran tahun 2022 tercatat sebesar 0,40 persen (mtm).
Tahun 2022 sebesar 0,32 persen, tahun 2020 sebesar 0,7 persen (mtm) karena masa awal pandemi dan tahun 2019 0,55 persen (mtm).
"Ini menunjukan kesan dari sisi pemerintah sudah bagus," kata dia mengakhiri.