Tarif Transjakarta Tetap Sejak 19 Tahun Lalu, Wajar Ada Kenaikan

"Tarif yang ada sudah berlaku 19 tahun. Wajar jika ada kenaikan tarif," kata Djoko kepada Merdeka.com di Jakarta, Rabu (19/4).

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Tarif Transjakarta Tetap Sejak 19 Tahun Lalu, Wajar Ada Kenaikan
Bus Transjakarta baru. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai wajar jika PT Transjakarta berencana untuk melakukan penyesuaian tarif menjadi Rp5.000 pada jam sibuk dari Rp3.500. Mengingat tarif yang ada saat ini sudah berlaku selama 19 tahun terakhir atau sejak 2004 lalu.

"Tarif yang ada sudah berlaku 19 tahun. Wajar jika ada kenaikan tarif," kata Djoko kepada Merdeka.com di Jakarta, Rabu (19/4).

Djoko mengatakan, penyesuaian tarif sebesar Rp1.500 tersebut sejalan dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2023. Diketahui, UMP ibu kota tahun ini diterapkan sebesar Rp 4.901.798.

"Terakhir saya cek UMP DKI Jakarta sudah Rp 4.901.798, kenaikan tarif sebesar Rp 1.500 sudah layak diberlakukan," ungkapnya.

Akan tetapi, dia meminta PT Transjakarta untuk terlebih dahulu memberikan sosialisasi terhadap pengguna terkait kebijakan penyesuaian tarif. Sehingga, pengguna dapat mengetahui alasan kenaikan tarif tersebut.

"Sebelum kenaikan tarif diberlakukan, tentunya meski melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Khususnya mengenai hal mendasar mengapa tarif harus naik," jelasnya.

Selain itu, PT Transjakarta juga diminta untuk meningkatkan pelayanan terhadap pengguna. Antara lain memastikan operasional bus yang tersedia dalam kondisi prima dan sesuai jadwal.

"Sehingga, bukan hanya tarifnya saja yang naik, tetapi juga sejalan dengan pelayanannya," pungkasnya.

Survei Kenaikan Tarif Transjakarta dan Mikotrans

Sebelumnya, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tengah menggelar survei penyesuaian tarif untuk Transjakarta dan Mikrotrans. Tarif diusulkan naik di jam sibuk warga Ibu Kota.

Adanya usulan penyesuaian tarif Transjakarta dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menjadi Rp4.000 dan Rp5.000 pada waktu sibuk (07:01-10:00 dan 16:01-21:00)," tulis Transjakarta melalui akun instagramnya @pt_transjakarta, dikutip Rabu (12/4).

Bagi pelanggan yang hendak berpartisipasi dalam survei, dapat mengaksesnya dengan melakukan scan pada kode batang dan link yang disediakan di akun media soal Transjakarta.

Pertanyaan itu, meliputi usia, jenis kelamin, penilaian terhadap Transjakarta, hingga kategori layanan Transjakarta yang digunakan. Setiap pertanyaan, sudah terdapat pilihan jawaban.

Kemudian, pada laman berikutnya pelanggan ditanya bagaimana jika layanan Transjakarta reguler naik menjadi Rp 5 ribu, hingga pertanyaan jika tarif Transjakarta reguler naik menjadi Rp 5 ribu, apakah akan tetap menggunakan Transjakarta.

Rekomendasi