Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara atau IKN Bambang Susantono mengatakan, untuk membangun kota dengan baik dibutuhkan waktu minimal 15 hingga 20 tahun. Menurutnya, otorita tidak hanya membangun fisik tetapi kerekatan sosial dan interaksi antar warga.
“Butuh waktu 15–20 tahun biasanya agar bisa memiliki ruh atau soul of the city. Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi bagaimana kerekatan sosial, interaksi antarwarga, dan kota ini menjadi layak huni, humanis, liveable,” kata Bambang dalam konferensi pers selesai Pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/3).
Dia mengatakan, program-program di IKN nantinya dipersiapkan tidak hanya semata-mata membangun fisiknya saja, melainkan juga membangun hal lainnya, seperti kerekatan sosial. “Kami ingin membangun kerekatan sosial, membangun masyarakat dinamis, sehingga akan menjadi kota untuk semua,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bambang mengaku bersama dengan Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe telah mendiskusikan arah pembangunan dari IKN yang akan dibangun di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Advertisement
Titipan Presiden Joko Widodo
Tentunya, pembicaraan tersebut merupakan tindaklanjut hasil diskusi dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya.
“Jadi kami memang sudah ada diskusi awal dengan Bapak Presiden, titipan beliau adalah kota harus membangun peradaban baru dan kota percontohan bagi dunia,” ungkapnya.
Kata Bambang, Presiden Jokowi telah mewanti-wanti supaya pembangunan IKN bisa dikelola dengan mengedepankan interaksi antarwarga, ada kemampuan digitalisasi yang mewarnainya, dan tetap menjunjung nilai humanis dan kerekatan sosial.