Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mencatat, realisasi program BBM Satu Harga di tahun 2021 mencapai 78 lokasi. Realisasi ini melebihi dari target yang ditetapkan sebanyak 76 lokasi.
"Jadi, realisasi lokasi program BBM Satu Harga telah melebihi target," ucap Arifin dalam konferensi pers Capaian Kinerja Tahun 2021 dan Program Tahun 2022, Jakarta (12/1).
Melalui program BBM Satu Harga, harga jual BBM Jenis Premium menjadi Rp6.450 per liter. Sedangkan, untuk BBM jenis Solar dijual Rp5.150 per liter.
Menteri Arifin menambahkan, secara kumulatif capaian program BBM Satu Harga telah menjangkau 331 lokasi hingga akhir 2021. Terbanyak Maluku dan Papua sebanyak 108 lokasi. Sebelum adanya program ini harga jual BBM di kedua wilayah tersebut berkisar Rp12.000 sampai Rp100.000.
Lalu, Kalimantan sebanyak 75 lokasi. Sebelum adanya program ini, harga jual BBM di Pulau Borneo itu berkisar Rp8.000 sampai Rp40.000.
Selanjutnya, NTB dan NTT sebanyak 56 lokasi. Sebelum adanya program ini harga jual BBM dibanderol Rp8.000 sampai Rp9.000.
"Kemudian, Sumatera 56 lokasi. Diikuti Jawa dan Madura 3 lokasi, dan Bali 5 lokasi," imbuhnya.
Adapun program BBM Satu Harga di 2022, ditargetkan menjangkau 92 lokasi. Sehingga total akumulasi lokasi BBM Satu Harga hingga akhir tahun ini mencapai 423 lokasi.
Advertisement
Target Hingga 2024
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengaku optimis target pembangunan 584 penyalur BBM satu harga di seluruh pelosok tanah air hingga tahun 2024 bisa tercapai.
"Kami memiliki target sampai dengan tahun 2024 kita harus bisa mencapai 584 penyalur BBM satu harga di seluruh Indonesia. Jadi dalam rentang waktu kurang lebih 3 tahun kita memiliki tantangan untuk bisa membangun paling tidak 80-100 stasiun pertahunnya," kata Arifin dalam Peresmian Serentak 17 Lembaga Penyalur BBM 1 Harga di Lombok Tengah, Kamis (16/9).
Dia menjelaskan, program BBM satu harga ini sudah dimulai sejak tahun 2017 secara nasional dan sampai dengan tahun 2020 sudah terbangun lebih dari 250 stasiun penyalur BBM satu harga. "Untuk tahun 2021 dalam sekarang ini kita meresmikan secara serentak 17 penyalur BBM, maka di tahun 2021 masih ada 44 penyalur yang sudah melaksanakan penyalurannya dari target 76 penyalur," ujarnya.
Oleh karena itu, Kementerian ESDM terus berupaya dalam sisa waktu kurang lebih 3 bulan di tahun 2021 ini, pihaknya bisa membangun 32 penyalur BBM satu harga dari target 76 penyalur.
Menurutnya, energi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan perekonomian, oleh karena itu salah satu yang harus didorong adalah bagaimana Pemerintah bisa menciptakan dan membangun infrastruktur, sehingga masyarakat bisa menikmati dan meningkatkan kegiatan masyarakat yang berdampak terhadap perekonomiannya.
"Untuk itu diperlukan upaya-upaya kita yang keras sehingga niat kita untuk bisa memberikan masyarakat energi berupa BBM yang terjangkau itu bis akita lakukan, itu (program BBM satu harga) merupakan program mulia pemerintah yang sudah dicanangkan sejak tahun 2017," ujarnya.