Tragis, 3 ASN Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat Antar Bantuan

Ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dan diduga ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Tragis, 3 ASN Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat Antar Bantuan
Evakuasi jenazah ASN korban penembakan KKB. (dokumentasi Antara).

Tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, ditembak saat bersama rombongan mengantarkan bantuan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Rabu (9/9).

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang mengatakan penembakan terjadi sekitar pukul 15.45 WIT.

Menurut laporan yang diterimanya, ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dan diduga ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Dandim mengatakan ketiga korban dilaporkan meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RSUD Wamena.

"Insiden tersebut terjadi saat korban bersama rekan-rekannya sedang mengantarkan bantuan pangan dengan menggunakan kendaraan roda empat," kata Ilham saat dihubungi dari Jayapura, Rabu (9/9), demikian dikutip dari Antara.

Ia mengatakan rombongan tersebut seluruhnya berjumlah delapan orang dan sedang mengantarkan bantuan berupa ternak babi kepada masyarakat.

Menurut laporan yang diterima Dandim, sebelum penembakan terjadi, pelaku sempat memisahkan anggota rombongan yang bukan orang asli Papua (OAP) dari rekan-rekannya yang merupakan OAP.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo membenarkan terjadinya penembakan terhadap tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama.

Namun, kepolisian masih menyebut pelaku sebagai orang tidak dikenal karena kronologi dan pelaku penembakan masih dalam penyelidikan.

Kepolisian juga menyampaikan data sementara yang berbeda mengenai kondisi korban, yakni dua orang meninggal dunia dan seorang lainnya dalam kondisi kritis.

Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit, sedangkan aparat masih melakukan pendalaman di lokasi kejadian.

 

Identitas Korban

Sementara itu, Kodim 1702/Jayawijaya mengungkap identitas tiga warga sipil yang meninggal akibat penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

"Para korban bersama lima rekan sebelumnya dihadang KKB dan dipisah antara orang asli Papua (OAP) dan non-OAP," kata Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Ilham Datu Ramang.

Ilham mengatakan tiga korban yang meninggal ialah Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Willi Mbuik (25).

Ketiganya merupakan ASN dan CPNS pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang saat itu sedang mengantar bantuan pangan berupa bibit babi untuk masyarakat bersama lima rekan mereka.

Berdasarkan laporan yang diterima, setelah dipisahkan antara OAP dan non-OAP, anggota KKB kemudian menembak ketiga ASN tersebut hingga meninggal dunia.

Jenazah ketiga korban telah berada di RSUD Wamena. Sementara lima ASN yang merupakan rekan korban kini berada di Polres Jayawijaya di Wamena untuk dimintai keterangan.

Ilham memastikan penembakan dilakukan oleh KKB. Namun, pihaknya masih mendalami kelompok yang terlibat dalam penembakan tersebut.

"Belum bisa dipastikan KKB kelompok mana yang melakukan penembakan terhadap ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya," kata Ilham.

Penembak KKB Kodap III Ndugama

Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, pelaku penembakan yang menewaskan tiga ASN di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama, diduga dilakukan kelompok KKB Kodap III Ndugama.

"Dari hasil penyelidikan sementara diduga pelaku penembakan adalah anggota KKB Kodap III Ndugama namun siapa pelakunya masih didalami," kata Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal di Jayapura.

Dia menjelaskan bahwa dari laporan yang diterima, insiden penembakan terjadi setelah korban bersama rekan-rekannya hendak kembali ke Wamena setelah menyalurkan bantuan pangan ke warga di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima.

Menurut Faizal, setelah melaksanakan kegiatan, rombongan kembali ke Wamena, namun saat dalam perjalanan dan berada di Distrik Muliama, KKB menyerang dan menembak ketiga ASN hingga meninggal akibat luka tembak.

Evakuasi sudah dilakukan oleh tim gabungan dan korban langsung dibawa ke RSUD Wamena.

"Jenazah ketiga korban penembakan yakni AR (49 th), AAM (35 th) dan WM (25 th), sudah di RSUD Wamena," kata Irjen Pol Faizal.

Diketahui, jarak antara Muliama-Wamena sekitar 20 kilometer dan dapat dijangkau menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat.

Rekomendasi