Perusahaan semen asal China, PT Conch Cement Indonesia akan meningkatkan kapasitas produksi pabrik hingga 25 juta ton. Peningkatan kapasitas produksi tersebut ditargetkan bisa dilakukan dengan membangun sejumlah pabrik di beberapa daerah.
Direktur Conch Cement Indonesia, Wang Hai Wing mengatakan, peningkatan kapasitas produksi ini harus dilakukan karena kebutuhan semen di Indonesia masih cukup tinggi.
"Jadi memang kelebihan suplai ini hanya jangka pendek. Ke depannya, pasar ini (Indonesia) masih ada potensi, masih bisa menyerap. Permintaan pasar itu masih ada, masih cukup besar saat ini," ungkapnya saat ditemui, di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (10/7).
Selain peningkatan kapasitas produksi, juga dilakukan untuk menurunkan harga semen di Indonesia. "Jadi sebenarnya, rata-rata konsumsi atau pemakaian semen per orang di Indonesia itu tidak tinggi, sehingga kita bilang sampai saat ini belum kelebihan suplai, per kapitanya," kata dia Wang.
Dia mengatakan Conch juga telah melakukan ekspor semen ke Filipina dan Papua New Guinea. Namun angka masih kecil, yakni sebesar 10 persen. Itu pun hanya berasal dari satu pabrik di Papua.
"Yang diekspor sekitar 10 persen dari satu pabrik yang di Papua. Pabrik lain belum ada yang ekspor. Kapasitas produksi di Papua 1,2 juta ton per tahun," tandasnya.