Punya uang Rp 1,6 T, pemerintah beli cadangan minyak 1,6 juta barel

Pemerintah cari kilang untuk menyimpan minyak mentah tersebut.

Hana Adi Perdana
Oleh Hana Adi Perdana - Reporter
Punya uang Rp 1,6 T, pemerintah beli cadangan minyak 1,6 juta barel
Kilang. Ilustrasi shutterstock.com

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 telah diputuskan dana untuk Dana ketahanan Energi (DKE) sebesar Rp 1,6 triliun. Setengah dana ini akan digunakan untuk pengelolaan Cadangan Penyangga Energi (CPE).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), IGN Wiratmaja Puja mengatakan, dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membeli minyak mentah sebanyak 1,6 juta barel. Minyak mentah tersebut akan ditampung ke tangki kosong dengan kapasitas 4,5 juta barel.

"Nah setelah kita identifikasi pembelian tersebut (1,6 juta barel) lokasi penyimpanan di Indonesia cukup. Banyak tangki iddle ada 4,5 juta barel yang bisa digunakan dengan cepat. Tapi itu ada juga tangki yang belum siap, tapi itu tidak sulit mencarinya," kata Wirat saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (21/7).

Nantinya, pihaknya akan memetakan kilang-kilang mana yang masih bagus dan layak untuk menampung minyak. Selain itu, pihaknya juga akan menempatkan cadangan minyak tersebut di dekat kilang milik Pertamina.

Namun demikian, bila nantinya banyak kilang minyak yang tidak layak, pihaknya kemungkinan akan menyewa tangki milik Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

"Ini akan dibahas berapa margin-nya (perhitungan kalau harus sewa). Kalau tangki KKKS masih aktif akan kita lihat bagaimana mekanismenya. Kalau gak aktif lagi kan punya negara," tandasnya.‎

Rekomendasi