Peristiwa sekecil apapun yang terjadi di Indonesia berpotensi memantik tanya investor asing. Contoh konkret adalah ledakan bom di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Solo beberapa hari lalu.
Meskipun skalanya kecil, namun itu cuku mengundang investor bertanya kepada Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan P. Roeslani.
"Dampaknya sangat minim secara keseluhan. Saya lihat bom ini nggak ada artinya. Tapi, sempat investor dari luar tanya, kami sudah beri penjelasan bahwa itu bukan hal yang berdampak langsung maupun tidak langsung pada perekonomian," kata Rosan saat ditemui di rumah dinas Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Jakarta, Kamis (7/7).
Hal senada diungkapkan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityasuara.Menurutnya, ledakan bom tersebut tidak menganggu aktivitas ekonomi di Tanah Air.
"Nggak lah. Seperti pengeboman begitu,aparat keamanan kan dengan sigap mengatasi," katanya.
"Kita juga tidak boleh takut dengan ancaman teror. Aktivitas ekonomi seharusnya tetap berjalan normal."