Tekan Silpa, Kemenkeu akan beri transfer daerah non tunai

Pemerintah memperkirakan posisi uang daerah di perbankan pada 2015 mencapai Rp 150 triliun hingga Rp 160 triliun.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura- Reporter
Tekan Silpa, Kemenkeu akan beri transfer daerah non tunai
mardiasmo. ©blogspot.com

Pemerintah mengungkapkan selama ini keuangan daerah selalu surplus atau banyak tidak terserap. Akibatnya jumlah uang pemerintah daerah di perbankan semakin besar. Bahkan, pemerintah memperkirakan posisi uang daerah di perbankan pada 2015 mencapai Rp 150 triliun hingga Rp 160 triliun.Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan Kemenkeu tengah menyiapkan skema pemberian transfer daerah berupa dana non tunai. Harapannya jumlah sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) daerah bisa ditekan.Mardiasmo menjelaskan pemerintah baru akan mengirimkan dana sejumlah yang dibutuhkan daerah dalam daftar programnya."Di dalam UU APBN 2016 kan dimungkinkan tidak harus tunai. Dan ini kita lihat kalau di daerah-daerahnya SILPA tinggi, kebutuhan seperti itu, kemungkinan kita juga bisa memberikan dalam bentuk yang non tunai," kata Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, di Kantornya, Jakarta, Selasa (17/11).Kemenkeu juga akan memilah kelaikan program daerah tersebut. Selain itu, sebelum mengirimkan dana, mereka turut mempertimbangkan rekam jejak Silpa pemerintah daerah tersebut."Kalau berupa efisiensi pengadaan, itu juga bagus. Kalau Silpa-nya program yang bisa dilakukan tapi tidak dilakukan tanpa ada alasan yang jelas, ini yang repot. Kita harus melihat satu persatu Silpa-nya," jelas Mardiasmo.Kemenkeu tidak ingin dana Silpa hanya mengendap dan tidak maksimal memajukan perekonomian daerah. Sebab, diharapkan, kemajuan perekonomian dapat menekan angka pengangguran di daerah."Supaya bisa dioptimalkan, Silpa tidak 'diternakan' ke bank atau ke BPD. Maka ini harus seperti stimulus fiskal. Harus banyak investasi yang baik untuk ekonomi bisa tumbuh," imbuhnya.

Rekomendasi