Raup cuan bisnis sewa sopir harian

Besarnya pasar dan masih minimnya penyedia jasa membuat potensi keuntungan di bisnis ini menggiurkan.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Raup cuan bisnis sewa sopir harian
Sopir Pribadi. ©blogspot.com

Masyarakat semakin lama makin enggan repot. Mereka ingin segala sesuatu serba efisien dan cepat. Di tengah aktivitas padat.Hal itu juga berlaku dalam jasa transportasi. Tingginya tingkat kemacetan perkotaan membuat penggunaan kendaraan pribadi lebih menjadi pilihan. Tak ingin ribet maka permintaan jasa sopir pribadi menjadi sangat tinggi.Atas permasalahan ini, dalam beberapa tahun terakhir, pelayanan sopir profesional mulai bermunculan. Cara pemasaran guna menarik minat konsumen pun bermacam. Mulai dari tawaran tarif rendah hingga jam sewa yang dapat disesuaikan.Besarnya pasar dan masih minimnya penyedia jasa membuat potensi keuntungan di bisnis ini menggiurkan.Hal ini diungkapkan oleh salah satu pemain yang berkecimpung di bisnis ini, Thomas Rohedi. Pria berumur 41 tahun ini menawarkan jasa penyediaan sopir lewat jasasupirpribadi.com. Dalam sebulan, Thomas mengaku bisa mendapatkan omzet sekitar Rp 15 juta. "Untuk saat ini kami bisa menerima orderan sopir hanya di wilayah Jakarta saja. Ke depannya, kami akan coba di luar kota mungkin tahun depan," tutup dia.Selain Thomas, ada juga Jukaka (29). Dia mengaku masih pemain baru di bisnis ini karena baru pada awal tahun membuka usaha penyediaan sopir melalui situs cari-supir.com.Meski baru 3 bulan buka, Jukaka mengungkapkan bahwa dirinya mampu meraup omzet Rp 10 juta per bulan. Menurutnya, bisnis ini cukup menguntungkan karena cuma membutuhkan modal rendah untuk memulainya."Ya modal sedikit, di bawah Rp 5 juta, karena itu untuk perlengkapan sopir saja seperti seragam, desain dan kartu anggota," kata dia.

Rekomendasi