Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo meminta kepada daerah pemilik daerah pinggir pantai untuk membangun marina atau tempat sandar kapal layar. Ini dibutuhkan untuk mendorong sektor bahari dan wisata Tanah Air.Menurut Indroyono, setidaknya sebanyak 1.500 kapal layar melewati perairan Indonesia setiap tahunnya."Kita pacu wisata bahari, kebijakan yang dibuat kemudahan kapal yacht layar, karena 1.500 kapal setiap tahun yang lewat. Kita buat di daerah, diundang bangun marina tempat sandar kapal tersebut," kata Indroyono di rumahnya, Jakarta, Selasa (3/2) malam.Dari hitungan Indroyono, investasi pembuatan marina mencapai Rp 5 miliar - Rp 10 miliar. Dia mengatakan, investasi itu akan cepat kembali mengingat nilai sewa sandaran cukup menjanjikan."Kalau bikin itu tanahnya bupati gubernur, Marina Rp 5 miliar - Rp 10 miliar, sewanya Rp 5 juta perbulan. Kalau 100 kapal Rp 500 juta per bulan. Dua tahun kembali investasinya," tegasnya.Saat ini beberapa daerah telah berencana membangun sandaran kapal layar mewah, antara lain Saumlaki, Ambon, Kupang, Tarakan, Labuhan Bajo, Belitung dan Tanjung Pinang. Selain pembangunan marina, pihaknya meminta masing-masing daerah mempromosikan wilayahnya."Daerah juga harus dipacu mempromosikan daerahnya," tutupnya.
Menko Maritim minta daerah bangun sandaran kapal mewah
Dari hitungan Indroyono, investasi pembuatan marina mencapai Rp 5 miliar - Rp 10 miliar.
Advertisement
Rekomendasi