Bursa Efek Indonesia ingin menjadikan investasi di pasar modal sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia. Direktur utama PT. BEI Ito Warsito mengklaim, gelaran investor summit 2014 sebagai representasi komitmen pemerintah, regulator pasar modal, dan masyarakat bisnis dalam meningkatkan investasi di Indonesia untuk mendorong bangkitnya ekonomi nasional.
Sehingga, dapat mewujudkan sinergi strategis di kalangan masyarakat pasar modal (regulator dan pelaku) dalam memanfaatkan peluang bisnis atau investasi yang tersedia.
"Tahun ini tema investasi di pasar modal sebagai gaya hidup untuk masa depan lebih baik. Sekarang kan life style, berharap investasi itu menjadi bagian gaya hidup masyarakat bukan hanya shopping, tas bermerek, mobil bagus, gaya hidupnya ditambah dengan investasi saham, obligasi plus reksadana," ujar Ito di Gedung BEI, Jakarta, Senin (15/9).
ISCM diselenggarakan dua kali di Surabaya pada 20-21 Agustus 2015, dan di Jakarta pada 17-18 September 2014. Target jumlah pengunjung yakni 2500 orang per hari.
Gelaran ini akan melibatkan investor, emiten, perwakilan pemerintah dan akademisi. Jumlah emiten yang dilibatkan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya yakni 28 perusahaan terbuka.
"Desain panggung sederhana, pemerintah sekarang cenderung kesederhanaan, menteri-menteri tidak boleh pakai Mercedes Benz," kata dia.
Untuk gelaran investor summit tahun ini, BEI mengambil tema warung betawi. Ornamen akan bernuansa khas betawi.
"Tema panggung nanti temanya warung, karena ini di Jakarta kita buat warung betawi, saya tidak tahu nanti ondel-ondel ada atau tidak, hiasan panggung tema betawi," ucap dia.