BPK dorong penghematan anggaran subsidi BBM buat bangun kilang

Dengan begitu, impor minyak bisa ditekan.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
BPK dorong penghematan anggaran subsidi BBM buat bangun kilang
bpk. blogspot.com

Pemerintah mendatang didorong untuk memperbanyak pembangunan kilang minyak di dalam negeri. Anggaran pembangunannya bisa diupayakan dari penghematan dana subsidi Bahan Bakar Minyak (BPK).

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bahrullah Akbar mengatakan pembangunan kilang sangat penting untuk meningkatkan produksi BBM di dalam negeri. Dengan begitu impor minyak bisa dikurangi.

"Membangun kilang itu membutuhkan waktu 3 tahun dan dana triliunan. Jadi kita bisa meleverage dana dari efisiensi BBM untuk membangun kilang. Misalnya anggaran subsidi BBM hemat Rp 100 triliun, kita alokasikan sekian triliun diperuntukan pembangunan kilang Pertamina," katanya dalam acara "Rembuk Nasional Kebijakan Tata Kelola Migas Untuk Kesejahteraan Rakyat", Jakarta, Senin (8/9).

Dia mengungkapkan, saat ini, produksi minyak dalam negeri hanya sebesar 850 ribu barel per hari (bph), sedangkan kebutuhannya mencapai 1,4 juta bph. Untuk menutupi kekurangannya, pemerintah harus mengimpor minyak 400 bph. "Untuk impor, dalam satu hari butuh Rp 1,2 triliun atau sekitar USD 100 juta lah," tambahnya.

Dia menambahkan, produksi minyak nasional juga bakal meningkat jika pemerintah mempercepat proyek pengembangan migas di laut dalam atau Indonesian Deepwater Development (IDD).

Rekomendasi