Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kerap dituding mangkir dari undangan rapat bersama DPR. 'Kebiasaan' tersebut perlahan menular ke anak buahnya.
Seharusnya, hari ini, Senin (1/4), komisi VI DPR menggelar rapat dengar pendapat bersama direktur utama Pelindo I, II, III dan IV dan deputi bidang infrastruktur dan logistik kementerian BUMN. Dalam rapat ini, Komisi VI kembali meradang karena ketidakhadiran direktur utama Pelindo II R.J Lino.
Pimpinan rapat Aria Bima mengatakan akan memanggil secara khusus R.J Lino dan meminta penjelasan ketidakhadirannya dalam rapat. Dari informasi yang beredar, R.J Lino sedang berada di luar negeri.
"Mau ikut-ikutan Dahlan Iskan dia. Kita akan klarifikasi meminta jawaban direktur utama pelindo II," ucapnya di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/4).
Tidak hanya itu, R.J Lino juga diminta membawa alat bukti yang menguatkan jika dirinya benar berada di luar negeri saat rapat berlangsung.
"Dia harus membawa bukti pasport sebagai alat bukti yang bersangkutan sedang di luar negeri. Harus membawa pasport," jelasnya.
Komisi VI mengagendakan pembahasan rencana holding BUMN pelabuhan. Rapat ini dihadiri oleh direktur utama Pelindo I, III dan IV serta deputi bidang infrastruktur dan logistik Kementerian BUMN.