Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menanggapi santai kerusakan radar atau Air Traffic Control (ATC) yang terjadi pada Jumat (8/2) malam dan mengakibatkan puluhan penerbangan mengalami penundaan.
Bahkan, Dahlan menyebut sudah ada kemajuan di bidang ATC yang saat ini tidak lagi dikelola oleh Angkasa Pura II, namun dikelola oleh Perum LPPNPI (Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia).
"Yang penting ada kemajuan sekarang dan segera baik dengan cepat, dan kita tidak mengorbankan keselamatan," ucap Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (12/2).
Dahlan mengaku sempat mengunjungi Bandara Soekarno Hatta ketika radar bandara mati beberapa waktu lalu. Namun Dahlan memutuskan tidak masuk ke ruangan ATC karena hanya akan membuat 'keributan' dan tidak menyelesaikan masalah.
"Saya ke sana sudah masuk tempat parkir. Tapi saya kalau naik tambah itu masalah elektronik perlu konsentrasi, jadi saya tidak jadi naik," jelas Dahlan.
Dahlan tetap mengapresiasi Perum LPPNPI yang bisa menyelesaikan masalahnya dengan cepat. "Bisa diatasi dengan cepat kan. Juga kalau saya naik tidak bisa membantu mereka," singkatnya.