ASDP Merak kewalahan hadapi pemudik sepeda motor

Pemudik yang menggunakan sepeda motor sempat menutup semua ruas masuk ke Pelabuhan Merak, tadi malam, Kamis (17/8).

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
ASDP Merak kewalahan hadapi pemudik sepeda motor
antrean merak pagi . ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Meskipun pemerintah telah menyediakan fasilitas pengangkutan sepeda motor, tetap saja masih banyak pemudik yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi menuju kampung halaman.

Corporate Secretary PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat mengungkapkan, kendaraan roda 2 sempat menutup semua ruas masuk ke pelabuhan, tadi malam, Kamis (17/8).

Setelah dilakukan kebijakan semua kapal yang berada di dermaga IV dan V hanya memuat kendaraan roda 2, secara berangsur-angsur antrean kendaraan roda 2 sudah masuk ke pelabuhan, sehingga akses jalan kedalam pelabuhan saat ini sudah dapat digunakan oleh kendaraan roda 4.

"Petugas lapangan yang dibantu oleh TNI dan Polri di luar pelabuhan sempat kewalahan mengatur pengemudi sepeda motor beserta keluarganya yang berhenti di pinggir ruas akses jalan masuk karena kelelahan, sehingga menutup jalan atau akses masuk kendaraan roda 4," jelas Christine melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Jumat (17/8).

PT ASDP Ferry (persero) mencatat, hingga H-3 lebaran, pihaknya telah menyeberangkan 121.673 penumpang, 19.085 motor, 8.325 mobil, 619 bus dan 319 truk dengan total kendaraan 28.348 unit. Jika dibandingkan dengan data H-3 tahun lalu, terjadi peningkatan 9 persen untuk penumpang, 41 persen untuk motor, dan 21 persen untuk kendaraan roda 4.

Christine memprediksi, pada malam H-2 ini akan terjadi penurunan untuk pergerakan pemudik dari Jawa ke Sumater yang melalui Merak. "Walaupun demikian kami tetap akan mengerahkan sumber daya dan alat produksi secara maksimal," ujar Christine.

General Manager Cabang Merak Supriyanto menambahkan, berbagai persiapan dan antisipasi telah dilakukan dan koordinasi secara terus menerus juga ditingkatkan demi kelancaran dan kenyamanan pemudik.

"Sekitar 1.000 personel yang siaga, kami telah mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi dengan semaksimal mungkin. Kami sangat berharap tahun ini akan berjalan lebih baik," katanya.

Rekomendasi