BRI, yang merupakan singkatan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, berkomitmen untuk semakin memperkuat perannya dalam mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara berkelanjutan. Upaya ini merupakan bagian dari visi besar BRI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh Indonesia.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, BRI melaksanakan berbagai program pemberdayaan sebagai bagian dari Danantara Indonesia. Program-program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan dampak positif secara ekonomi, tetapi juga untuk menciptakan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat luas.
BRI menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem UMKM melalui penyaluran pembiayaan yang berkelanjutan. Hingga akhir Triwulan I 2026, total portofolio kredit UMKM yang dikelola BRI telah mencapai sekitar Rp1.211 triliun, menunjukkan keseriusan BRI dalam mendukung sektor ini.
Dengan capaian tersebut, BRI telah menjadi bank dengan portofolio kredit UMKM terbesar di Indonesia. Hal ini mencerminkan konsistensi BRI dalam berkontribusi pada pemberdayaan pelaku usaha di tanah air.
BRI tidak hanya fokus pada penyediaan akses pembiayaan, tetapi juga aktif memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu mereka meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Selain itu, BRI terus mengoptimalkan berbagai program pemberdayaan yang merupakan bagian dari strategi untuk mendorong ekonomi kerakyatan. Langkah ini sejalan dengan agenda Danantara yang bertujuan untuk membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Advertisement
Mendukung Ekonomi Desa dan Ekosistem Usaha Berbasis Komunitas
Sampai dengan bulan Juni 2026, inisiatif Desa BRILiaN telah berhasil menjangkau lebih dari 5.000 desa di seluruh Indonesia sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi lokal. Di samping itu, program KlasterkuHidupku yang diluncurkan oleh BRI telah menciptakan lebih dari 43.337 klaster usaha, bertujuan untuk membangun ekosistem usaha yang produktif dan berbasis komunitas.
Di ranah digital, BRI meluncurkan platform LinkUMKM yang berfungsi sebagai wadah kolaborasi untuk menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar, mitra bisnis, serta berbagai layanan keuangan yang tersedia. Hingga Juni 2026, platform ini telah digunakan oleh lebih dari 17,3 juta pelaku UMKM untuk memperluas akses ke pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan mempercepat pengembangan bisnis mereka agar menjadi lebih produktif dan kompetitif.
Advertisement
Bimbingan dan Pelatihan untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM
Di sisi lain, peningkatan kapasitas pelaku usaha juga dilakukan melalui 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai wilayah. Dengan adanya fasilitas ini, BRI telah melaksanakan lebih dari 18 ribu pelatihan, dan jumlah UMKM yang terdaftar mencapai 596 ribu, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan daya saing UMKM di berbagai sektor.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyatakan bahwa berbagai program pemberdayaan ini merupakan manifestasi komitmen BRI untuk mendukung Danantara dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif.
"Di bawah supervisi Danantara Indonesia, BRI terus menjalankan peran strategisnya dalam mengakselerasi perekonomian nasional melalui penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif, khususnya UMKM. Kami meyakini bahwa pemberdayaan merupakan kunci agar pelaku usaha tidak hanya memiliki akses terhadap pembiayaan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap Akhmad.
Dengan pendekatan yang terintegrasi antara pemberdayaan dan pembiayaan, BRI terus memperkuat ekosistem UMKM yang tangguh dan kompetitif. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Danantara untuk menghadirkan investasi yang berdampak (impact investment) serta mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi Indonesia.