Pemkab Situbondo Gencarkan Pengembangan Wisata Penyangga Kawah Ijen, Puncak Kayumas Jadi Primadona
Pemerintah Kabupaten Situbondo serius menggarap potensi Wisata Penyangga Kawah Ijen di Puncak Kayumas, mengundang investor untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kini tengah fokus pada pengembangan agrowisata yang dirancang sebagai kawasan wisata penyangga Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan daya tarik baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata alam yang dimiliki Situbondo.
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, saat meninjau lokasi objek wisata Puncak Kayumas pada Jumat lalu, menegaskan komitmen pemerintah daerah. Pihaknya menyatakan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para investor untuk menanamkan modal di sektor pariwisata setempat. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkab dalam menarik investasi guna mempercepat pembangunan daerah.
Puncak Kayumas, yang dikenal sebagai "negeri di atas awan", berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Destinasi ini terletak di Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, berbatasan langsung dengan lerengan Gunung Ijen, Kabupaten Bondowoso, menjanjikan pemandangan alam yang memukau dan potensi pengembangan yang beragam.
Potensi Agrowisata dan Penginapan di Puncak Kayumas
Puncak Kayumas, dengan keindahan alamnya yang memukau, menawarkan potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi agrowisata unggulan. Lokasi ini sangat ideal untuk penanaman berbagai komoditas pertanian yang dapat menjadi daya tarik edukasi dan rekreasi bagi pengunjung. Pengembangan ini akan memperkaya pengalaman wisatawan di Wisata Penyangga Kawah Ijen Situbondo.
Selain agrowisata, area ini juga sangat cocok untuk pengembangan fasilitas penginapan modern seperti glamping dan homestay. Konsep glamping, atau glamorous camping, akan menarik wisatawan yang mencari pengalaman berkemah mewah di tengah alam. Sementara itu, homestay dapat memberdayakan masyarakat lokal untuk menyediakan akomodasi yang nyaman dan otentik.
Wakil Bupati Ulfiyah menyoroti bahwa destinasi ini juga memiliki potensi besar untuk wisata petualangan. Akses langsung menuju kawasan Gunung Ijen menjadikan Puncak Kayumas sebagai titik awal yang strategis bagi para pendaki dan penjelajah. Kombinasi agrowisata dan petualangan akan menjadikan Puncak Kayumas sebagai destinasi yang lengkap.
Kolaborasi dan Peluang Investasi untuk Pengembangan Pariwisata
Pengembangan destinasi wisata alam di Puncak Kayumas memerlukan kolaborasi erat dari berbagai pihak. Mulai dari pemerintahan desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pemerintah kabupaten, semua harus bersinergi. Keterlibatan pihak ketiga atau investor juga menjadi kunci utama dalam merealisasikan potensi Wisata Penyangga Kawah Ijen Situbondo ini.
Wakil Bupati Ulfiyah secara terbuka mengundang investor untuk berinvestasi di Puncak Kayumas, dengan jaminan fasilitas dari pemerintah daerah. "Kami mengundang investor untuk investasi di Puncak Kayumas dan pemerintah daerah akan memfasilitasinya, tentu dengan tetap memperhatikan kelestarian alam dan memberdayakan masyarakat lokal," kata Ulfiyah. Komitmen ini menunjukkan dukungan penuh Pemkab Situbondo terhadap investasi yang bertanggung jawab.
Fokus utama dalam pengembangan ini adalah menjaga kelestarian alam sambil memberdayakan masyarakat lokal. Hal ini berarti bahwa setiap investasi dan pengembangan harus selaras dengan prinsip keberlanjutan. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari pariwisata dapat dirasakan langsung oleh penduduk sekitar, menciptakan efek domino positif bagi perekonomian desa.
Puncak Kayumas: Pusat Olahraga Dirgantara dan Penggerak Ekonomi Baru
Puncak Kayumas tidak hanya menawarkan keindahan alam dan potensi agrowisata, tetapi juga sangat berpotensi menjadi lokasi olahraga dirgantara. Salah satu cabang olahraga yang sangat mungkin dikembangkan adalah paralayang. Kondisi geografis dan ketinggian lokasi ini sangat mendukung untuk aktivitas olahraga ekstrem tersebut, menambah daya tarik Wisata Penyangga Kawah Ijen Situbondo.
Pengembangan Puncak Kayumas sebagai pusat sport tourism akan menggabungkan elemen olahraga dan pariwisata. "Puncak Kayumas ini akan menjadi destinasi wisata lengkap dengan menggabungkan olahraga dan pariwisata atau sport tourism," ujar Ulfiyah. Konsep ini akan menarik segmen wisatawan yang lebih luas, termasuk mereka yang mencari pengalaman aktif dan menantang.
Wakil Bupati Ulfiyah meyakini bahwa Puncak Kayumas memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Desa Kayumas. Dengan pengembangan yang terencana dan partisipasi aktif masyarakat, sektor pariwisata ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja. Selain itu, peluang usaha baru akan muncul, meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal secara signifikan.
Sumber: AntaraNews