Helikopter Blackhawk yang Tabrak Pesawat American Airlines Sedang Jalani Latihan, Belum Ditemukan Korban Selamat

Menurut informasi dari cabang dinas militer setempat, helikopter tersebut sedang dalam "penerbangan pelatihan" ketika jatuh ke Sungai Potomac.

Sulung Lahitani
Oleh Sulung Lahitani - Reporter
Helikopter Blackhawk yang Tabrak Pesawat American Airlines Sedang Jalani Latihan, Belum Ditemukan Korban Selamat
Tim tanggap darurat dikerahkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan pesawat American Airlines di Sungai Potomac. (dok. CHIP SOMODEVILLA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Ge (© 2025 Liputan6.com)

Helikopter Blackhawk milik Angkatan Darat Amerika Serikat mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan pesawat penumpang American Airlines di dekat Bandara Nasional Reagan Washington, Virginia, pada hari Rabu.

Menurut informasi dari cabang dinas militer setempat, helikopter tersebut sedang dalam "penerbangan pelatihan" ketika jatuh ke Sungai Potomac.

Seorang juru bicara Angkatan Darat mengonfirmasi kepada Fox News bahwa pesawat yang terlibat dalam insiden malam ini adalah helikopter UH-60 Angkatan Darat dari Bravo Company, Batalyon Penerbangan ke-12, dari Lapangan Udara Angkatan Darat Davison, Fort Belvoir selama penerbangan pelatihan.

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya sedang berkolaborasi dengan pejabat setempat dan akan memberikan informasi lebih lanjut setelah tersedia.

Menurut seorang pejabat pertahanan yang berbicara kepada CNN, helikopter Black Hawk tersebut mengangkut tiga personel militer dan tidak ada VIP di dalamnya saat kecelakaan terjadi.

Sementara itu, pesawat penumpang American Airlines dilaporkan membawa 60 penumpang dan empat awak. Penanggap pertama telah menemukan sedikitnya 18 jenazah di Sungai Potomac, dan hingga saat ini, belum ada korban selamat yang ditemukan, berdasarkan laporan dari CBS News.

Rekaman audio dari Kontrol Lalu Lintas Udara menunjukkan bahwa pesawat penumpang tersebut diizinkan untuk mendarat. Namun, masih belum jelas apakah helikopter militer tersebut dapat berkomunikasi secara efektif dengan petugas ATC sebelum kecelakaan terjadi.

Helikopter Black Hawk Lewati Batas Ketinggian Tebang Saat Tabrak American Airlines
Helikopter Blackhawk (Foto: Military Aerospace) © 2025 Liputan6.com

Menteri Pertahanan, Pete Hegseth mengumumkan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait insiden yang baru saja terjadi.

"Benar-benar tragis. Upaya pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Doa untuk semua jiwa yang terdampak, dan keluarga mereka."

Hegseth juga menambahkan bahwa investigasi segera diluncurkan oleh Angkatan Darat dan Departemen Pertahanan.

Insiden tersebut melibatkan tabrakan antara pesawat American Airlines yang berangkat dari Wichita dan helikopter militer Black Hawk, yang terjadi saat pesawat komersial tersebut mendekati Bandara Nasional Reagan sekitar pukul 9 malam, menurut informasi dari Administrasi Penerbangan Federal.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden yang dialami oleh pesawat militer, yang baru-baru ini mengalami beberapa kecelakaan selama latihan. Tahun lalu, empat helikopter militer yang sedang menjalani misi pelatihan mengalami kecelakaan yang mengakibatkan sembilan nyawa melayang.

Rekomendasi