Fantastis, 140.000 Benih Ikan Disalurkan! DKP3 Banjarmasin Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Benih Ikan Banjarmasin

DKP3 Banjarmasin menyalurkan 140.000 benih ikan nila dan lele kepada enam kelompok pembudidaya. Bantuan Benih Ikan Banjarmasin ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan lokal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fantastis, 140.000 Benih Ikan Disalurkan! DKP3 Banjarmasin Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Benih Ikan Banjarmasin
DKP3 Banjarmasin menyalurkan 140.000 benih ikan nila dan lele kepada enam kelompok pembudidaya. Bantuan Benih Ikan Banjarmasin ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan lokal. (Merdeka.com)

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin baru-baru ini telah menyalurkan 140.000 benih ikan kepada para pembudidaya lokal. Penyaluran ini merupakan bagian dari program dukungan untuk sektor perikanan di wilayah tersebut.

Bantuan benih ikan ini berasal dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 60.000 benih ikan nila dan 80.000 benih ikan lele didistribusikan kepada enam kelompok pembudidaya ikan di Banjarmasin. Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perikanan daerah.

Peningkatan Dukungan bagi Pembudidaya Ikan Lokal

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Banjarmasin, Sulaiman Thalib, menyampaikan apresiasinya kepada BPBAT Mandiangin atas respons cepat mereka. "Pasokan benih ikan dari Banjarmasin masih sangat terbatas," ujarnya.

Ia menambahkan, "Dengan adanya bantuan ini, pembudidaya mendapatkan dukungan penting untuk mengembangkan usaha." Keterbatasan pasokan lokal memang menjadi tantangan utama bagi para pembudidaya.

Program Bantuan Benih Ikan Banjarmasin ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha perikanan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan sektor perikanan budidaya.

Tren Peningkatan Pembudidaya dan Kontribusi BPBAT Mandiangin

Sulaiman Thalib juga mengungkapkan adanya tren peningkatan jumlah pembudidaya ikan di Banjarmasin. Tercatat, hingga tahun 2024, sudah ada 88 kelompok pembudidaya yang aktif.

Peningkatan ini secara otomatis meningkatkan kebutuhan akan benih ikan yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi dari pasokan lokal. Oleh karena itu, Bantuan Benih Ikan Banjarmasin sangat krusial.

Bantuan benih ikan ini bukan kali pertama diterima oleh DKP3 Banjarmasin. Sebelumnya, sekitar 70.000 benih ikan papuyu juga telah disalurkan pada Agustus 2025 di dua kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Utara.

Ini menunjukkan konsistensi BPBAT Mandiangin dalam mendukung pengembangan perikanan di wilayah Kalimantan. Kerja sama antar lembaga sangat vital untuk mencapai tujuan ini.

Target Penyaluran dan Harapan Ketahanan Pangan

Koordinator Pembenihan BPBAT Mandiangin, Agus Darmawan, menjelaskan target ambisius pihaknya. Mereka menargetkan penyaluran empat juta benih ikan air tawar sepanjang tahun 2025.

Target tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pembudidaya di seluruh wilayah Kalimantan. "Hingga September 2025, realisasi penyaluran sudah mencapai 2,6 juta benih," kata Agus.

Benih yang disalurkan meliputi berbagai jenis ikan seperti nila, patin, papuyu, lele, gurami, dan haruan. Permintaan bantuan datang dari berbagai provinsi di Kalimantan, dan akan segera disalurkan jika persyaratan administrasi lengkap.

Dengan adanya Bantuan Benih Ikan Banjarmasin sebanyak 140.000 benih ini, DKP3 Banjarmasin berharap ketahanan pangan lokal semakin kuat. Ini juga diharapkan dapat mendorong semangat para pembudidaya ikan di Banjarmasin untuk terus mengembangkan sektor perikanan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi