Bos PINA Soal Tarif Tol RI Termahal se-ASEAN: Tahun Pembuatan Berpengaruh

Jumat, 8 Februari 2019 19:32 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Bos PINA Soal Tarif Tol RI Termahal se-ASEAN: Tahun Pembuatan Berpengaruh Lalu lintas di tol dalam kota. ©2019 Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Chief Executive Officer (CEO) Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) Center, Eko Putro Adijayanto, turut mengomentari pernyataan yang menyebutkan bahwa tarif tol di Indonesia merupakan yang termahal se-Asia Tenggara. Menurut dia, salah satu aspek penting dalam melihat serta membandingkan tarif ruas tol adalah tahun pembuatan.

Semakin baru usia ruas tol tentu tarifnya akan lebih tinggi. "Tahun pembuatan itu berpengaruh sekali," kata dia, di Jakarta, Jumat (8/2).

Menurut dia, tahun pembuatan berpengaruh pada biaya pembebasan lahan, dan biaya konstruksi yang selanjutnya berdampak ke tarif tol. "Perbandingan harga sangat relatif, misalnya dulu bangun 1 Km jalan tol Rp 49 miliar sekarang sudah naik tajam sekali bisa dua kali lipat, karena faktor tanahnya," ungkapnya.

Hal inilah yang diperhitungkan oleh pemerintah, melalui BPJT Kementerian PUPR, ketika menentukan tarif ruas tol. "Jelas membawa dampak terhadap pembiayaan, harganya. Harga lahan jauh lebih mahal, cost meterial lebih mahal," jelasnya.

Oleh karena itu, menurut dia, pembangunan jalan tol memang sebaiknya dilakukan lebih cepat agar biayanya tidak semakin mahal. "Kami melihatnya lebih karena suatu langkah yang tertunda sudah sangat lama akhirnya harus diambil sekrang. Ya better late than never," tandasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini