Jejak sejarah di Indonesia sampai sekarang masih belum bisa ditemukan secara maksimal. Salah satunya adalah candi. Masih banyak candi yang terpendam di bawah tanah dan belum digali.
Baru-baru ini, seorang warga di Dusun Candi, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menemukan sebuah candi di kampungnya, ketika ingin membangun pondasi pagar.
Candi itu ia temukan dengan tidak sengaja. Tempat tersebut kemudian mendapatkan perhatian dari tim arkeolog dan pihak terkait. Berikut ulasannya.
Advertisement
Dalam sebuah video yang diunggah pertama kali oleh akun Instagram @pandaan.id tersebut memperlihatkan seorang pria paruh baya yang menjelaskan proses terjadinya penemuan candi tersebut.
Ia awalnya tidak berniat untuk mencari candi. Ia dan warga yang lainnya bermaksud bersih-bersih pada hari Minggu dan akan membangun pondasi sebuah pagar. Namun, yang ditemukan justru candi.
"Hari Minggu warga bersih-bersih punden yang ada di areal makam. Rencana akan membangun pondasi lalu pagar. Pas perbaikan dibersihkan buat tempat selamatan desa, enggak tahunya saya gali nemu candi," kata Ramin, salah satu tokoh masyarakat desa setempat.
Advertisement
Penemuan itu tentu membuat warga geger dan penasaran terhadap batuan yang tersusun rapi di bawah tanah tersebut.
Di wilayah tersebut, ada sebuah tanah yang memiliki gundukan yang lebih tinggi ketimbang tanah yang lain. Setelah dibongkar ternyata gundukan tanah tersebut seperti sebuah pelataran candi.
Mereka kemudian melakukan penggalian lebih dalam lagi. Bahkan penggalian dilakukan hingga mencapai 6 meter, lebar 1 meter, dan kedalaman 1 meter. Di sana mereka menemukan beberapa batuan dengan relief.
Advertisement
Dari penggalian yang cukup dalam tersebut warga kemudian menemukan sejumlah batuan yang memiliki relief beserta dengan 3 objek kepala arca manusia.
Penemuan tersebut kemudian disimpan oleh warga untuk diamankan supaya tidak terjadi pencurian dan pengerusakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Arca-arca dan batu-batu sementara disimpan warga agar aman," kata Ramin.
Advertisement
Mendengar berita itu, tim arkeolog dari BPCB Jawa Timur kemudian terjun ke lapangan untuk melakukan penelitian awal.
Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan juga ikut langsung meninjau lokasi tersebut dan memberikan keterangan.
“Kami dari anggota DPRD akan usulkan penambahan anggaran eskavasi. Karena penemuan candi cukup banyak di Kabupaten Pasuruan,” kata Andri Wahyudi.
Advertisement
Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun Instagram @pandaan.id, kemudian tersebar dan ramai menjadi perhatian.
Berikut ini adalah videonya: